Sejarah dan Keistimewaan Sistem Audio Pada Kendaraan

Sistem audio pada kendaraan termasuk aksesoris kendaraan yang berfungsi untuk kenyamanan pengendaranya. Sistem audio pada kendaraan terdiri dari sebuah radio, cassete tape player dan CD (Compact Disk) player, bahkan pada mobil-mobil sekarang ini ada layar LCD pula, sehingga saat ini bukan hanya audio saja namun telah menjadi sistem audio video. Seperti halnya sistem AC (air conditioner), adanya sistem audio kendaraan akan semakin menambah rasa nyaman pengemudi maupun penumpang selama berada di dalam kendaraan atau mobil. Hal ini karena pembuat kendaraan tidak hanya memperhatikan faktor keselamatan saja, namun juga faktor kenyamanan.

Sistem audio kendaraan selain berguna untuk memainkan musik juga berguna untuk mendengarkan berita-berita penting yang disiarkan melalui radio, sehingga penumpang tetap dapat mengetahui informasi terupdate walaupun berada dalam perjalanan. Namun tahukah sobat Guru Otomotif bagaimana asal mula sistem audio pada kendaraan? Jika sobat belum mengerti, simaklah artikel Guru Otomotif kali ini yang akan membahas tentang sejarah dan keistimewaan sistem audio pada kendaraan.


Sejarah Sistem Audio Pada Kendaraan
Pada awalnya sistem audio kendaraan hanya berupa radio AM (Amplitudo Module) saja, namun ketika dimulai penyiaran FM (Frekwensi Module) stereo, maka dengan segera menjadikan kemungkinan suara stereo hi-fi (high fidelity) melalui penggunaan radio AM/FM multiplezx stereo. Kemudian ketika teknologi semakin berkembang termasuk ketika ditemukannya teknologi cassete tapes dan cassete tapes players maka ia juga dipasangkan pada kendaraan. Kemudian berlanjut hingga teknologi CD (Compact Disk) player dan juga dipasangkan pada sistem audio kendaraan.


Saat ini berkembang teknologi elektronik, beberapa mobil menggunakan radio tipe ETR (Electronic Tuning Radio) dan dengan memperlihatkan frekwensi digital yang diterima. Ada juga yang menggabungkan antara cassete tape player dengan CD player dalam satu unit yang menggunakan saklar sentuhan (touch) untuk mengoperasikan tombol, dimana saklar sentuh ini saat ini sudah menjadi hal yang biasa seiring perkembangan teknologi layar sentuh atau touch screen.

Ngomong-ngomong soal sistem audio kendaraan, lalu apa sih bedanya sistem audio pada kendaraan dengan audio atau radio yang umum kita pakai di rumah? Atau misalnya radio yang ada di rumah kita pasang di dalam mobil apakah bisa? Simak dulu keistimewaan audio kendaraan berikut ini kemudian sobat Guru Otomotif dapat menyimpulkannya sendiri apakah bisa radio-radio yang umum kita pakai di rumah dipasang pada kendaraan.

Keistimewaan Sistem Audio Pada Kendaraan
Sistem audio kendaraan memiliki beberapa keisimewaan dan berbeda dengan radio-radio yang ada di rumah kita, berikut ini keistimewaan sistem audio pada kendaraan:
  1. Menggunakan baterai yang berarus DC (searah) sebagai sumber tenaganya, dan sistem audio kendaran biasanya bekerja dengan arus 12 volt atau 24 volt. Hal ini berbeda dengan audio atau radio-radio rumah yang menggunakan listrik AC (bolak-balik) dan bekerja dengan arus 220 volt atau listrik rumah tangga.
  2. Lebih kompak, hal ini karena sistem audio kendaraan dipasangkan pada dashboard yang dirancang menjadi lebih kompak.
  3. Pengoperasiannya sangat mudah, hal ini menjadi kewajiban bagi audio kendaraan untuk dioperasikan dengan mudah, karena mata pengendara atau pengemudi harus selalu tertuju pada jalan, maka sistem audio kendaraan dilengkapi dengan tombol penekan untuk memudahkan pengoperasian.
  4. Kepekaannya rendah terhadap getaran dan kotoran, sistem audio kendaraan telah dirancang secara khusus agar tahan terhadap getaran, kotoran. Hal ini karena kendaraan tidak selamanya melewati jalan yang rata, terkadang kendaraan juga melewati jalan yang bergelombang dan tidak rata.
  5. Kepekaan rendah terhadap panas dan dingin, jika kendaraan diparkir di luar pada cuaca panas, maka temperatur di dalam mobil bisa mencapai 80 derajat celcius. Dan sebaliknya jika kendaraan berada pada cuaca dingin, temperaturnya bisa mencapai -20 derajat celcius. Oleh karena itu audio kendaraan harus tahan terhadap panas dan dingin.
  6. Kepekaannya rendah terhadap suara dari kelistrikan, hal ini karena penggunaan listrik pada kendaraan telah direncanakan masing-masing, seperti busi, koil pengapian, alternator, klakson, motor wiper washer, dan komponen yang membutuhkan listrik lain pada kendaraan yang secara kontinyu menimbulkan bunyi akibat kelistrikan tersebut. Maka sistem auido kendraan dirancang agar tidak terpengaruh oleh suara yang ditimbulkan.
  7. Lebih sensitif terhadap sinyal, hal ini karena mobil tidak selalu berada pada daerah atau tempat yang sinyalnya bagus dan mudah ditangkap. Dengan alasan inilah maka radio tuner dibuat sangat sensitif, sehingga dapat menangkap sinyal walaupun sinyalnnya lemah. Kemudian turning circuit juga harus dibuat sedemikian agar kerasnya suara tidak akan berubah dengan variasi kekuatan sinyal.


Nah sobat Guru Otomotif, sekarang bisa kan menyimpulkan sendiri apakah audio atau radio rumah bisa dipasang pada kendaraan atau tidak? Demikianlah artikel tentang sejarah dan keistimewaan sistem audio pada kendaraan, semoga bermanfaat dan silahkan dishare.

Label: