Gejala Booster / Servo Rem Mobil Rusak dan Penyebabnya

Gejala booster / servo rem rusak dan penyebabnya – Sebagaimana komponen lainnya pada mobil, boster rem atau servo juga dapat mengalami kerusakan. Boster rem atau servo adalah suatu komponen pada sistem rem yang berfungsi untuk meringankan pedal rem saat diinjak, boster rem bekerja dengan cara memberikan tekanan pada master rem sehingga pengereman mobil dapat dilakukan dengan lebih ringan. Adanya boster rem dan servo sangat berguna bagi sistem rem, karena seandainya tidak ada boster rem maka pengereman menjadi keras dan penekan pedal rem harus lebih dalam. Hal ini dapat dirasakan ketika boster rem atau servo mobil mengalami kerusakan, maka rem akan menjadi kurang pakem. Dan jika boster rem atau servo mengalami kerusakan maka harus dilakukan perbaikan atau bahkan penggantian, pada artikel sebelumnya Guru Otomotif telah membahas artikel tentang cara menyetel / setel boster rem atau servo pada mobil.  Kali ini Guru Otomotif akan membahas gejala booster atau servo rem mobil rusak serta penyebabnya.

Gejala Boster Atau Servo Rem Mobil Rusak
Kerusakan pada boster atau servo mobil secara langsung berdampak pada sistem rem. Gejala boster rem atau servo yang rusak diantaranya adalah pedal rem ketika diinjak terasa sangat keras sehingga yang dapat dirasakan adalah pengereman menjadi kurang maksimal. Gejala selanjutnya adalah ada bunyi desis udara ketika mesin mobil dihidupkan baik ketika rem diinjak maupun ketika rem tidak diinjak. Munculnya desis udara tersebut disebabkan karena terjadi kebocoran pada karet seal. Gejala lain pada kebocoran servo atau boster rem adalah mesin menjadi susah langsam, hal ini disebabkan karena kondisi kebocoran boster atau servo rem sama halnya dengan bocornya intake manifold.


Penyebab Boster Atau Servo Rem Mobil Rusak
Jika boster atau servo mobil mengalami kerusakan maka dapat menyebabkan rem mobil menjadi keras. Selain karena kerusakan  pada boster atau servo rem, penyebab dari rem mobil keras adalah:
  1. Boster rem atau servo rusak
  2. Adanya kebocoran pada selang vakum boster rem atau servo
  3. Selang vakum boster rem atau servo tersumbat kotoran
  4. Terjadi kebocoran pada karet seal servo
  5. Tabung angin terisi oli karena pentil blower rusak (pada mesin diesel)
  6. Rusaknya blower vakum pada dinamo pengisian (pada mesin diesel)

Jika sobat Guru Otomotif mengalami kerusakan boster rem atau pengereman terasa berat maka silahkan lakukan pemeriksaan berdasarkan gejala dan penyebab-penyebab rem mobil keras. Demikian artikel tentang gejala booster / servo rem mobil rusak dan penyebabnya semoga bermanfaat. Jika mau menambahkan berkaitan dengan gejala boster rem atau servo rusak dan penyebabnya, silahkan ditambahkan melalui kolom komentar di bawah ini. 

Label: