Bensin Motor Tiba-Tiba Boros, Cek Komponen Berikut Ini!

Beberapa hari yang lalu motor saya mengalami keanehan yaitu konsumsi bensinnya tiba-tiba boros, hal itu terjadi setelah motor dipakai perjalanan jarak jauh, dari Pekalongan Jawa Tengah ke Yogyakarta.  Memang sebelumnya tidak ada rasa curiga apa-apa, namun semakin lama semakin terasa borosnya. Dari analisis saya ada beberapa komponen atau hal yang mungkin saja menjadi penyebab borosnya motor saya secara tiba-tiba, walaupun pada akhirnya saya menemukan penyebabnya, namun kemungkinan-kemungkinan lain tersebut tetap akan saya share di sini karena barangkali sobat Guru Otomotif mengalaminya. Baiklah berikut ini beberapa hal yang menjadi penyebab bensin motor tiba-tiba boros yaitu:

Filter Udara Karburator Tersumbat

Filter udara atau saringan udara adalah komponen yang berfungsi untuk menyaring udara sebelum udara tersebut disalurkan ke karburator. Filter udara yang kotor menyebabkan udara tidak dapat masuk secara optimal ke dalam karburator atau dengan kata lain udara yang masuk lebih sedikit, dengan demikian karburator akan sulit dalam mencapai stoikiometrik. 


Cara mengatasinya adalah dengan membersihkan filter udara tersebut dengan menyemprotnya menggunakan udara bertekanan dari arah dalam ke luar, jangan terbalik.

Pelampung karburator bermasalah

Pelampung karburator berfungsi untuk mengontrol jumlah bahan bakar yang masuk ke dalam mangkok karburator, sehingga jika pelampung tersebut bermasalah maka bahan bakar yang masuk tidak terkontrol lagi dan berakibat karburator banjir, dengan demikian bahan bakar akan menjadi boros.


Cara cek pelampung adalah dengan memastikan bahwa jarum pelampung dapat menutup saluran bahan bakar dengan sempurna, kemudian engsel pelampungnya juga dapat bekerja menaik-turunkan pelampung.

Sistem Chooke Tertutup Terus

Sistem choke biasanya terletak di stang sepeda motor bagian kiri, choke jika dalam posisi aktif akan menutup saluran venturi pada karburator yang berarti akan mengurangi jumlah udara yang masuk ke dalam manifold, sehingga campuran bensin dan udara menjadi kaya. Sistem choke sebenarnya berguna pada saat kita menghidupkan sepeda motor dipagi hari, dalam kondisi mesin masih dingin (belum mencapai suhu kerja mesin) maka diperlukan bensin yang lebih banyak.

Klip Jarum Skep Tidak Pas

Klip pada jarum skep berfungsi untuk menyetel seberapa tinggi jarum skep dapat terangkat, semakin tinggi skep maka akan semakin banyak bensin yang dihisap melalui mekanisme venturi karburator. Pada jarum skep ada alur klip sebagai penahan jarum yang biasanya ada 5 buah alur. 


Cara stelnya yaitu posisikan klip skep pada alur bagian teratas, dengan demikian jarum skep tidak terangkat terlalu tinggi. Dan begitupun sebaliknya jika posisi klip jarum skep berada pada alur terendah atau paling bawah maka jarum skep akan terangkat semakin tinggi.

Lubang Spuyer Sudah Aus

Keausan yang terjadi pada lubang spuyer (main jet dan pilot jet) mengakibatkan lubang kedua saluran tersebut bertambah besar, sehingga bahan bakar atau bensin yang masuk ke dalam silinder semakin banyak dari biasanya.


Cara memperbaikinya adalah dengan mengganti spuyer atau main jet dan pilot jet tersebut dengan yang baru.

Rem Menekan Terus

Selain beberapa masalah pada komponen karburator di atas, konsumsi bahan bakar motor menjadi boros juga bisa diakibatkan karena rem yang menekan terus menerus, sehingga laju kendaraan semakin berat dan diperlukan tenaga yang lebih besar lagi. Konsumsi bahan bakarpun menjadi boros. Karena itu lakukan pengecekan pada kampas rem apakah menekan atau tidak.

Tekanan Ban Kurang Dari Spesifikasi Motor

Tekanan ban yang kurang dari spesifikasi juga menjadi salah satu penyebab bensin menjadi lebih boros meskipun tidak terlalu dirasakan. Tekanan ban yang kurang akan menyebabkan laju motor juga terhambat, dalam kasus ini hampir sama dengan rem yang menekan terus menerus, yakni mesin memerlukan tenaga yang lebih dihasilkan tenaga yang sama dalam keadaan normal, sehingga –walaupun tidak begitu dirasakan- bensin akan menjadi lebih boros.

Celah Busi Terlalu Renggang Atau Busi Kotor

Yang terakhir ini seperinya tidak berhubungan, sama seperti saya. Pada mulanya saya tidak menyangka jika celah busi terlalu renggang atau busi sudah kotor berdampak pada bensin yang menjadi boros. Berdasarkan pengalaman saya beberapa hari yang lalu, masalah motor yang tiba-tiba menjadi boros ternyata diakibatkan oleh busi yang sudah kotor dan celahnya terlalu renggang. Karena semenjak motor menjadi lebih boros saya sudah melakukan servis dengan membersihkan dan mengecek semua komponen pada karburator dan rem sesuai dengan tips di atas, namun motor masih tetap boros. Lalu kenapa celah busi renggang atau busi kotor bisa menyebabkan motor menjadi boros?


Kita tahu bahwa kualitas pembakaran bensin dan udara yang baik salah satunya ditentukan oleh kualitas pengapian yang dalam hal ini dilakukan oleh busi, jika pengapiannya buruk maka akan mempengaruhi kualitas pembakaran pada ruang pembakaran, pembakaran yang tidak optimal akan mengakibatkan tenaga yang dihasilkan berkurang. Kemudian agar dihasilkan tenaga yang sama –dalam kondisi normal- maka diperlukan bahan bakar yang lebih. Ibaratnya gini, dalam kondisi normal si A sehari makan 3 kali agar dapat berjalan ke sekolah, namun karena kondisi luar biasa yakni businya atau pengapiannya bermasalah, maka si A membutuhkan makan 5 kali untuk dapat berjalan ke sekolah, di situlah letak borosnya. Dan hal itu pula yang menyebabkan motor saya boros kemarin. Setelah diganti businya –setelah servis lengkap tentunya- hasilnya mak jrengg... irit lagi.

Mungkin ini dulu sedikit curhatan dari admin tentang Bensin Motor Tiba-Tiba Boros, Cek Komponen Berikut Ini!, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita. Salam Otomotif!

Label: