Urutan dan Prosedur Melalukan Tune Up Sepeda Motor Bagian Mesin (1)

Tune up adalah prosedur perawatan sepeda motor yang dilakukan secara berkala untuk mengembalikan kondisi sepeda motor menjadi optimal, dimana prosedur tune up meliputi perawatan, pemeriksaan, perbaikan, maupun penyetelan komponen-komponen yang ada pada sepeda motor. Tune up sepeda motor biasanya dilakukan di bengkel umum maupun resmi, dan bisa juga dilakukan sendiri di rumah jika kita faham serta memiliki alat yang memadai untuk melakukan tune up sepeda motor. Dan jika sobat ingin melakukan tune up sendiri, maka sobat menjadi orang beruntung karena di artikel ini Guru Otomotif akan membahas bagaimana urutan dalam melakukan tune up sepeda motor.


Urutan dalam melakukan tune up sepeda motor telah dibuat untuk memudahan dalam melakukan tune up sepeda motor. Berikut ini adalah  urutan dan prosedur melakukan tune up sepeda motor:

Bagian Mesin

Yang pertama kali kita periksa adalah bagian mesin dari sepeda motor, pemeriksaan bagian mesin ini diantaranya:

Memeriksa Oli Pelumas Mesin

Pemeriksaan oli pelumas yaitu memeriksa jumlah atau tinggi dari permukaan oli dengan cara melihat stick oli, kondisi nornal adalah jika oli berada pada batas atas dan batas bawah. Oli pelumas mesin harus diganti jika kekentalannya sudah rendah, jumlah oli berkurang, dan warna oli sudah berubah.

Dan jika mesin sepeda motor baru di overhaul atau turun mesin, maka prosedurnya adalah jumlah oli ditambah 20% dari jumlah ketika penggantian oli pada kondisi normal, atau dengan kata lain jumlah oli ditambah 20% dari satu botol oli. Atau misalnya ketika oli diganti pada kondisi normal adalah 0,8 liter, maka pada saat selesai overhaul, mesin diisi oli sebanyak 1 liter.

Membersihkan Saringan Udara

Urutan kedua adalah membersihkan saringan udara yang letaknya ada di atas karburator atau sebelum karburator. Pada umumnya ada dua jenis saringan udara yang dipakai pada karburator, yaitu sarungan udara tipe kertas dan saringan udara tipe busa atau spon.
Cara membersihkan saringan udara tipe kertas adalah dengan memakai udara bertekanan. Dan jangan kebalik, membersihkan saringan udara tipe kertas adaah dengan menyemprot udara bertekanan dari arah berkebalikan dari arah aliran udara masuk ke silinder (dari out ke in). Namun jika elemen pada saringan udara sudah tersumbat parah maka sebaiknya diganti.


Sedangkan cara membersihkan saringan udara tipe busa atau spon yaitu dengan mencuci spon tersebut dengan cairan pembersih, lalu diperas dan dikeringkan. Cara memerasnya pun tidak sembarang yaitu jangan dipuntir karena bisa sobek, jadi cukup ditekan saja dengan kedua telapak tangan. Setelah spon saringan kering lalu direndam pada minyak pelumas dan diperas lagi agar minyak pelumas tidak terlalu banyak teresap pada spon saringan udara.

Membersihkan Saringan Bahan Bakar

Langkah berikunya adalah membersihkan saringan bahan bakar dengan udara bertekanan. Cara membersihkannnya adalah dengan menyemprotkan udara bertekanan tadi pada elemen saringan bahan bakar. 

Arah dari semprotan udara bertekanan yaitu berlawanan dari arah aliran bahan bakar (semprot dari arah out ke in), hal ini agar semua kotoran yang menempel dapat keluar semua melalui lubang saluran masuk pada saringan bahan bakar. Namun jika kondisi saringan udara telah tersumbat maka sebaiknya saringan udara diganti dengan yang baru.

Memeriksa Kondisi Busi

Busi adalah komponen pada sepeda motor yang bertugas untuk menghasilkan bunga api guna membakar campuran udara dan bahan bakar.  Kondisi busi yang jelek akan berpengaruh pada kualitas percikan bunga api yang pada akhirnya akan mempengaruhi kualitas pembakaran campuran udara dan bahan bakar tadi. Untuk itu memeriksa kondisi busi juga harus dilakukan pada tune up. Hal-hal yang perlu diperiksa dari busi yaitu:
  • Memeriksa keretakan insulator, jika insulator sudah retak atau pecah maka busi sudan tidak layak dipakai dan harus diganti.
  • Memeriksa keausan pada ujung elektroda, dan jika ujung elektroda sudah aus maka sebaiknya ganti busi dengan yang baru.
  • Memeriksa warna busi untuk mengetahui kondisi pembakaran yang ada di dalam ruang bakar.
  • Menyetel celah busi dengna feeler gauge dan melihat spesifikasi celah busi (tergantung tipe busi). Untuk melonggarkan celah busi dapat menggunakan feeler gauge atau obeng negatif. Sedangkan untuk merapatkan celah busi bisa ditekan dengan obeng negatif.

Sampai di sini belum selesai prosesnya, karena masih ada pemeriksaan lainnya, dan supaya tidak terlalu panjang artikelnya maka kami sambung dan bahas pada artikel urutan dan prosedur melakukan tune up sepeda motor 2. Semoga artikel urutan dan prosedur melalukan tune up sepeda motor bagian mesin (1), dapat bermanfaat. yuk dipraktekkan sendiri pada kendaraan yang sobat miliki. Salam Otomotif!
Jika Anda menginginkan artikel ini untuk tugas sekolah atau lainnya, silahkan hubungi admin Guru Otomotif dengan mengirimkan email [Muryo Setyo].

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Urutan dan Prosedur Melalukan Tune Up Sepeda Motor Bagian Mesin (1)"

Poskan Komentar