Tips Berkendara di Jalanan Berkabut atau Asap

Apakah sobat pernah berkendara entah menggunakan mobil atau sepeda motor dan melewati pegunungan yang dingin dan berkabut?. Berkendara dengan melewati jalanan yang berkabut atau berasap tebal memang terkadang membuat kita takut, karena pandangan kita akan terbatas dan kita tidak mengetahui ada apa dibalik kabut atau asap tersebut. selain pada jalanan pegunungan yang umumnya berpotensi kabut, wilayah di negara kita juga berpotensi berasap ketika musim kemarau karena kabakaran hutan.


Khusus asap karena kebarakan hutan, selain menyebabkan jarak pandang yang terbatas, asap juga berpengaruh pada kesehatan baik mata atau pernapasan. Namun kaitannya dengan berkendara, maka kita akan membahas beberapa tips atau cara yang dapat kita lakukan seandainya kita berkendara melewati jalanan yang berkabut atau asap. Karena memang berkendara di jalanan yang berkabut dan asap menjadi kurang aman dibandingkan berkendara pada cuaca normal. Seperti apa tips berkendara di jalanan berkabut atau berasap?

Gunakan Pakaian Berkendara yang Lengkap

Memakai pakaian berkendara bagi pengendara sepeda motor yang sesuai safety seharusnya dipatuhi, mulai dari helm, jaket, celana panjang dan sepatu. Walaupun kebanyakan pengendara tidak mengindahkan safety tersebut. Namun dalam kondisi jalanan yang berkabut, maka ada perlengkapan tambahan berupa masker yang wajib dipakai. Hal ini untuk melindungi pernapasan pengendara sepeda motor yang berkontak langsung dengan udara berkabut atau asap.
Sedangkan bagi pengendara mobil, cek kondisi filter udara dan komponen seperti karet pada body mobil yang membuat mobil menjadi kedap. Hal ini agar asap tidak masuk pada ruang kabin mobil. Namun walaupun ancaman asap tidak separah pengendara sepeda motor, maka untuk pengendara mobil sebaiknya tetap memakai masker.

Pilih Rute Perjalanan yang Aman

Sebelum melakukan perjalanan ada baiknya untuk merencanakan terlebih dahulu rute yang akan dilewati apakan melewati kabut atau asap atau tidak. Hal ini untuk meminimalisir terkena asap dan menghirup asap yang membahayakan.

Wajib Menyalakan Lampu Depan

Lampu pada kendaraan tidak hanya dinyalakan pada malam hari saja, pada kondisi-kondisi tertentu, menyalakan lampu depan adalah wajib. Semisal berkendara dalam cuaca yang mendung atau berkabut ataupun berasap. Pada kondisi-kondisi tersebut diharuskan untuk menyalakan lampu untuk meminimalisir adanya potensi kecelakaan.

Baca Juga: Tips untuk Menghemat BBM dengan Mudah

Pada sepeda motor maupun mobil, nyalakanlah lampu depan utama dan bukan lampu senja yang redup jika melewati jalanan yang berkabut atau berasap tebal. Agar pengguna jalan yang lain tahu keberadaan dan posisi kendaraan yang sedang Sobat kendarai.

Menjaga Jarak dengan Kendaraan Lain

Tips selanjutnya yaitu jagalah jarak kendaraan yang sedang dikendarai dengan kendaraan lain. Berikan jarak sekitar 6 detik dari kendaraan yang ada di depan. Karena bertujuan untuk memberi jarak ketika pengereman mendadak, terlebih lagi pada cuaca yang berasap dan berkabut, dimana jarak pandang menjadi terbatas sehingga kita perlu jarak yang agak jauh dari pengendara di depan jika seandainya ada hal-hal yang tidak terduga kita dapat menghindari atau minimal merespon dengan cepat.

Menjaga Kecepatan Selalu Konstan

Kondisi jalanan yang berkabut dan berasap mengganggu pandangan kita terhadap pengendara lain dan juga terhadap kondisi jalan. Untuk itu disarankan berkendara dalam kecepatan yang konstan dan jangan terlalu cepat. Kemudian hindari menyusul kendaraan di depannya jika tidak diperlukan, ini untuk mengurangi resiko kecelakaan. Serta gunakanlah garis batas pada jalan untuk petunjuk agar tidak keluar jalur.

Tetap Fokus dalam Berkendara

Dibutuhkan konsentrasi yang tinggi ketika berkendara dalam kondisi jalanan yang berkabut dan asap. Hindari menggunakan hp atau smartphone ketika berkendara di jalanan yang berkabut dan berasap, agar lebih waspada dan hati-hati.

Hindari Memarkir Kendaraan di Pinggir Jalan

Jika hendak memarkir kendaraan, maka hindari parkir kendaraan di pinggir jalan saat kondisi jalanan berkabut atau berasap. Hal ini sangat membahayakan terutama jika pengendara lain yang berada dibelakang atau berlalu lintas ada yang ceroboh dan tidak mengetahui adanya kendaraan kita yang sedang diparkir. Maka dampaknya adalah kecelakaan. Untuk itulah jika hendak memarkir kendaraan pada kondisi jalanan yang berkabut, sebaiknya mencari lahan parkir yang agak jauh dari ruas jalan. Dan jika terpaksa berhenti pada pinggir jalan, gunakan tanda lampu isyarat yaitu lampu hazard atau lampu bahaya pada lampu sein.

Baca Juga: Aneh! Helm Canggih Tanpa Tali dan Tanpa Klik

Itulah beberapa tips berkendara di jalanan berkabut atau asap, bagaimapun juga kita harus selalu berdoa ketika hendak naik kendaraan. Baik pengemudi maupun penumpang. Agar perjalanan dapat selamat sampai tujuan. Demikian semoga artikel ini bermanfaat, salam Otomotif!

Label: