Syarat Terjadinya Pembakaran pada Mesin, Apa Sajakah Itu?

Prinsip kerja pada mesin sebenarnya sama, antara mesin diesel dan mesin bensin. Keduanya adalah mesin yang banyak dipakai pada mesin mobil maupun sepeda motor. Walaupun saat ini sudah ada mobil yang menggunakan teknologi hybrid dan mobil listrik. Mesin bensin dan mesin diesel adalah jenis mesin pembakar dalam, yaitu mesin yang proses pembakarannya terjadi di dalam ruang bakar. Agar terjadi pembakaran pada ruang bakar, maka harus dipenuhi syarat-syarat agar pembakaran dapat berlangsung dengan baik. Syarat-syarat terjadinya pembakaran di dalam mesin itu pada prinsipnya sama antara mesin bensin dan mesin diesel. Yaitu adanya bahan bakar, udara, api, dan waktu pembakaran (timing ignition) yang tepat.


Untuk memudahkan dalam memahami syarat terjadinya pembakaran tersebut kita dapat menganalogikan dengan ketika kita membakar sampah. Kita ibaratkan sampah adalah bahan bakar (yang dibakar), lalu ada oksigen atau udara (agar terjadi proses pembakaran yaitu reaksi antara oksigen dengan api), kemudian api (untuk membakar), dan terakhir adalah waktu pengapian yang tepat.

Kondisi pertama, seandainya tidak ada oksigen atau udara maka pembakaran tidak akan terjadi, contohnya ketika kita menyalakan lilin lalu menutupnya dengan gelas maka lama kelamaan lilin tersebut akan mati seiring dengan  habisnya oksigen di dalam ruang gelas. Kondisi berikutnya, jika sampah (bahan bakar) tidak ada maka pembakaran tidak dapat terjadi juga karena tidak yang  dibakar.  Kondisi selanjutnya, seandainya sampah dan udara ada namun tidak ada api, maka pembakaran juga tidak bisa terjadi. Kondisi terakhir yaitu seandainya ada sampah dan ada udara, lalu ada api namun api tersebut datangnya setelah sampahnya tidak ada atau habis mungkin karena dibuang atau diterbangkan angin (ini menganalogikan ketika waktu pembakaran atau timing ignition yang tidak tepat), maka pembakaran juga tidak dapat berlangsung. Maka agar pembakaran dapat berlangsung harus ada sampah (bahan bakar), oksigen atau udara, api, dan saat pengapian yang tepat.

Begitu juga dengan proses yang terjadi di dalam mesin, maka unsur bahan bakar, udara, dan api harus bertemu dan pembakaran harus dilakukan pada waktu yang tepat. Bahkan pada mesin bensin, seandainya proses pembakaran dilakukan terlalu maju atau terlalu mundur, maka akan berdampak pada mesin itu sendiri, silahkan baca artikel dampak pengapian terlalu maju dan terlalu mundur pada mesin bensin. Sedangkan pada mesin diesel pun demikian walaupun pada mesin diesel tidak diperlukan api atau percikan bunga api, namun proses penginjeksian bahan bakar solar pada mesin diesel harus tepat agar pembakaran dapat berlangsung pada periode yang tepat.

Baca Juga: Diagram dan Proses Pembakaran Pada Mesin Diesel

Sehingga kesimpulannya, baik pada mesin diesel maupun mesin bensin, agar dapat terjadi proses pembakaran maka harus dipenuhi syarat-syaratnya yaitu adanya:
  1. Oksigen (udara).
  2. Bahan bakar (bensin pada mesin bensin atau solar pada mesin diesel).
  3. Api (percikan bunga api pada mesin bensin atau panas yang tinggi karena hasil kompresi udara ditambah butiran partikel solar pada mesin diesel) .
  4. Dan waktu pengapian yang tepat.
Itu adalah syarat dasar agar terjadi proses pembakaran. Demikianlah artikel tentang syarat terjadinya pembakaran pada mesin, apa sajakah itu?. Semoga dapat bermanfaat. Salam Otomotif!

Label: