Dampak Memakai Knalpot Racing Pada Sepeda Motor

Knalpot adalah komponen pada kendaraan yang berfungsi sebagai saluran pembuangan untuk membuang gas buang hasil sisa pembakaran campuran bahan bakar dengan udara. Selain itu pada knalpot yang dilengkapi dengan filter knalpot, sisa pembakaran atau gas buang tersebut disaring terlebih dahulu pada knalpot sebelum akhirnya dikeluarkan ke udara luar. Kenapa disaring? Hal ini karena gas buang yang dilepaskan ke udara luar tersebut benar-benar bersih dan tidak membahayakan atau minimal emisi gas buangnya dapat ditekan serendah mungkin. Karena kita tahu bahwa gas buang kendaraan mengandung emisi yang dapat membahayakan bukan saja untuk manusia tapi juga lingkungan kita. Sehingga keberadaan knalpot pada sepeda motor tidak bisa diremehkan mengingat fungsinya yang juga sangat penting. Namun sayangnya hal seperti itu tidak dihiraukan bagi sebagian orang yang menyukai knalpot bukan standar pabriknya, knalpot ini lebih dikenal dengan knalpot racing.


Biasanya pemiliki sepeda motor yang mengganti atau memodifikasi knalpot sepeda motornya dengan knalpot racing, mereka mencari sensasi suara yang ditimbulkan oleh knalpot racing tersebut. Suara yang dihasilkan oleh knalpot racing memang lebih keras dari pada knalpot standar atau bawaan pabrik karena lubang bagian dalam pada knalpot racing lebih lebar. Nah suara keras inilah yang disukai para modifikator yang kebanyakan adalah anak muda. Padahal jika ditinjau lebih lanjut, knalpot racing ini memiliki dampak bagi motornya, bahkan dampaknya sampai ke orang lain lantaran suara yang ditimbulkan sangat keras, tak heran bagi orang yang suka dengan ketenangan akan merasa terganggu dengan kehadiran sepeda motor dengan suara yang kesar akibat memakai knalpot racing.

Apa Dampak Memakai Knalpot Racing Pada Sepeda Motor?

Nah pada artikel ini Guru Otomotif akan membahas apa sih dampaknya memakai knalpot racing pada sepeda motor, karena dengan mengetahui dampaknya, akan membuat kita berpikir seribu kali sebelum mengganti knalpot standar pabrikan dengan knalpot racing, karena kita akan dapat membandingkan sisi keuntungan dan kerugian dari menggunakan knalpot racing ini.

Menurut salah seorang konsultan mesin motor, yakni Andriyanto, -melalui situs resminya- bahwa efek atau dampak negatif mengganti knalpot standar pabrikan dengan knalpot racing ternyata lebih besar dari pada dampak positifnya yang dapat dinikmati.
“Pemakaian knalpot racing di sepeda motor standar sebetulnya tidak direkomendasikan, hal ini karena efek positifnya tidak banyak dan justru lebih banyak efek negatifnya, dan terutama pada masalah suaranya yang berisik dan membuat kesal tetangga,” ungkapnya.

Andriyanto juga menyebutkan bahwa efek negatif dapat berpengaruh pada mesin motornya, apalagi mesin sepeda motornya memakai mesin standar. Kenapa berpengaruh? Hal ini karena menggunakan knalpot racing memerlukan campuran bahan bakar dan udara yang lebih banyak supaya tenaga mesin yang dihasilkan lebih baik. Sedangkan pada mesin standar, aliran bahan bakarnya telah disetel sedemikian rupa pada knalpot standar.

“Itu artinya, penggunaan knalpot racing bisa membuat mesin jadi lebih panas, karena pembakaran cepat kering. Jika dibiarkan maka akan mempercepat keausan pada komponen mesin, dan juga pemuaian karena suhu panas pada mesin, sehingga celah klep (katup) akan menjadi lebih longgar dan mesin juga menjadi ngelitik,” jelas Andriyanto.

Jika pemilik sepeda motor memang ingin mencoba knalpot racing, Andriyanto menyarankan agar melakukan modifikasi juga pada mesin sepeda motornya. Modifikasi yang dimaksud adalah seperti porting polish, yaitu mengubah setelan katup dan pembesaran spuyer. Dengan cara seperti itu maka sobat dapat mengganti knalpot standar dengan knalpot racing dan tenaga yang dihasilkan akan menjadi lebih baik, namun penggunaan bahan bakar tetap akan boros.
“Sebagus apapun knalpotnya, tetap tidak ada efek samping jika mesin dan saluran bahan bakarnya masih standar. maka jika ingin performa yang lebih baik, sebaiknya dimodifikasi sedikit mesinnya agar tidak mudazir (yang telah) membeli knalpotnya,”

Jadi sekarang sudah tau kan bagaimana dampak memakai knalpot racing pada sepeda motor? karenanya jangan asal mengganti knalpot, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu pada ahlinya. Adalah dari sobat yang mau menambahkan bebera dampak negatif lain dari knalpot racing ini? Atau menambahkan dampak positifnya?
Demikianlah semoga artikel Guru Otomotif berjudul dampak memakai knalpot racing pada sepeda motor dapat bermanfaat. Salam Otomotif!
Jika Anda menginginkan artikel ini untuk tugas sekolah atau lainnya, silahkan hubungi admin Guru Otomotif dengan mengirimkan email [Muryo Setyo].

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dampak Memakai Knalpot Racing Pada Sepeda Motor"

Poskan Komentar