Akibat Keseringan Membuka Tutup Radiator, Fatal

Radiator adalah salah satu komponen pada sistem pendingin yang letaknya ada di kap mobil bagian depan. Fungsi dari radiator ini sangat vital pada sistem pendingin, karena radiator adalah komponen yang bertugas dalam mendinginkan air pendingin yang sudah panas setelah air pendingin tersebut water jacket. Pada radiator ada komponen yang bernama tutup radiator, tutup radiator ini bukan sembarang tutup. Karena pada tutup radiator ada saluran masuk dan saluran keluar air pendingin dari dalam radiator menuju ke recervoir. Untuk memudahkan dalam memahami artikel yang akan Guru Otomotif bahas ini, silahkan lihat gambar dari sistem pendingin berikut ini:


Siklus air pendingin adalah pada mesin ketika suhu mesin masih dingin dan belum mencapai suhu kerja, ketika suhu mesin telah mencapai suhu kerja maka air pendingin akan mengalir ke radiator untuk didinginkan. Nah ketika mesin semakin panas dan suhu dan tekanan air pendingin juga terus meningkat, maka air tersebut akan membuka katup keluar pada tutup radiator, hal ini karena tekanan air melebihi tekanan pegas pada katup keluar. Kemudian air pendingin akan mengalir ke tangki recervoir (tangki cadangan) sampai suhu dan tekanannya turun kembali. Nah kaitannnya dengan judul artikel ini, yaitu tutup radiator, jika tutup radiator yang terdapat katup masuk dan katup keluar air pendingin tersebut sering dibuka ternyata akan menimbulkan dampak negatif.

Menurut tips yang dibeberkan oleh Toyo*a, para pemilik mobil dianjurkan untuk tidak membuka tutup radiator terlalu sering karena akan meningkatkan resiko kerusakan pada tutup radiator tersebut, sehingga sebaiknya tutup radiator diusahakan hanya dibuka pada saat menguras air radiator saja. Lalu apa saja dampak dari terlalu sering membuka tutup radiator mobil?

Akibat keseringan membuka tutup radiator diantaranya yaitu rusaknya tutup radiator yang berakibat pada overheating atau suhu mesin yang terlalu panas (di atas suhu normal mesin). Dampaknya dapat langsung dirasakan pada mesin, yaitu mesin mobil akan terdengar aneh, tenaga mesin juga turun, kemudian konsumsi bahan bakar mesin menjadi boros dan bahkan bisa jadi mesin atau mobil akan mogok secara tiba-tiba.

Kenapa Tutup Radiator Bisa Menyebabkan Overheating?

Lalu muncul pertanyaan kenapa jika tutup radiator rusak maka dapat berakibat pada overheating pada mesin? Penjelasannya adalah sebagai berikut: pada tutup radiator ada dua saluran atau katup seperti yang di jelaskan di atas tadi, yaitu katup tekan dan katup vakum.


Kedua katup tersebut bekerja secara gantian dalam mengeluarkan atau menghisap air pendingin sehingga air pendingin berputar dari tangki recervoir menuju radiator. Kedua saluran atau katup itulah yang beresiko mudah rudak jika tutup radiator sering dibuka. Dan jika kerusakan itu terjadi maka sirkulasi air pendingin akan menjadi tidak baik lagi. Dan dampak buruknya yaitu lama kelamaan volume air pendingin akan semakin berkurang karena tumpah keluar dari tangki recervoir. Kekurangan air pendingin ini yang menyebabkan terjadinya temperatur mesin terlalu panas atau overheating.  Walaupun penyebab overheating bisa bermacam-macam namun pada umumnya mesin overheating terjadi karena sistem pendingin tidak dapat bekerja dengan baik.

Periksa Tutup Radiator

Untuk mendeteksi kerusakan pada tutup radiator tanpa membuka tutup radiatornya yaitu dengan melihat air pendingin pada tangki recervoir. Cek jumlah atau ketinggian air pendingin pada tangki recervoir. Jika air terlihat selalu penuh pada tangki recervoir atau bahkan sampai luber atau keluar melalui selang di tutup recervoirnya, maka berarti tutup radiator tersebut sudah rusak dan perlu diganti. Cara memeriksa tutup radiator berikutnya adalah dengan menggunakan radiator cap tester, cara kedua ini mungkin dapat dilakukan ketika melakukan servis atau tune up mobil. Periksalah tekanan tutup radiator tersebut dengan alat khusus radiator cap tester apakah masih sesuai dengan spesifikasi atau tidak.

Jadi kesimpulannya, tutup radiator bukan sembarang tutup yang dapat dibuka sesuka hati, karena akan membuat tutup radiator menjadi rusak yang bisa berakibat pada terjadinya overheating pada mobil jika tidak terkontrol dengan baik. Begitulah akibat keseringan membuka tutup radiator, semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan kita. yuk dishare.

Label: