Tipe-Tipe Pelek atau Rim Roda Mobil

Roda pada mobil terdiri dari pelek (rim) dan ban. Pelek ini bagaikan kaki pada manusia sedangkan ban adalah sepatunya. Sedangkan roda adalah gabungan dari pelek dan ban. Ini yang harus dipahami karena banyak orang yang salah pengertian tentang apa itu ban dan roda.
Kemudian dalam kondisi tertentu roda tidak dapat berputar tanpa ban (hanya menggunakan pelek) dan itulah sebabnya kenapa ketika ban bocor sebaiknya tidak kita naiki dengan beban berat karena dapat merusak pelek. Karena ban berfungsi untuk meredam kejutan-kejutan pada permukaan jalan dan juga untuk mencegah kejutan itu berpindah ke body mobil.


Pada artikel ini Guru Otomotif akan khusus membahas tipe-tipe pelek atau rim roda mobil, untuk ban akan Guru Otomotif bahas selanjutnya. Pelek berfungsi sebagai tempat ban, artinya ban tidak langsung dipasang pada roda melainkan pada pelek. Roda adalah bagian yang penting dan berkaitan dengan keselamatan pengemudi, dan oleh karena itu roda harus dapat menahan beban baik secara vertikal dan horisontal, dan juga beban pengendaraan dan pengereman Sedangkan pelek harus dibuat akurat agar dapat mengikat ban dengan baik.

Tipe-Tipe Pelek atau Rim Roda Mobil

Pada beberapa model roda mobil, ada yang menggunakan ruji-ruji dan pelek yang banyak digunakan ini terbuat dari baja plat yang kemudian dipres dalam bentuk tertentu, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Rim dilas menjadi satu di luar sekeliling roda untuk memungkinkan pemasangan ban.
Sementara itu roda dihubungkan pada hub atau poros dengan memakai empat atau enam buah baut tanam. Mur roda dibuat sedemikian rupa sehingga pelek bisa menempatkan posisinya dengan tepat dan center dengan secara otomatis pada axle hub ketika pemasangan. Pemberat untuk pembalans ada yang dipasang diluar sekeliling rim. Pelek atau rim roda mobil berdasarkan metode pembuatan bahannya ada dua jenis, yaitu:


Pelek Baja Press

Pelek tipe baja press ini terdiri dari rim yang dilas. Dick terbuat dari lembaran baja yang juga dipres. Keunggulan dari konstruksi ini adalah mudah untuk diproduksi dalam jumlah yang banyak. Kebanyakan mobil memakai pelek tipe baja press ini karena tahan lama dan kualitas merata.

Pelek dari Bahan Campuran Besi Tuang

Pelek tipe bahan campuran besi tuang terbuat dari bahan campuran dari alumunium atau magnesium. Pelek berbahan campuran besi tuang ini dipakai untuk mengurangi berat dan juga untuk menambah penampilan kendaraan.
Ada beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam merawat pelek tipe bahan campuran besi tuang atau pelek alumunium adalah sebagai berikut.
  • Mobil yang memakai pelek alumunium, ketika melepasnya untuk sementara, misalnya untuk rotari ban, perbaikan, ataupun ketika memasang pelek yang baru, maka sebaiknya setelah 1500 kilometer, periksa kekerasan mur rodanya.
  • Jika mobil memakai rantai ban, hati-hatilah dalam memasang agat tidak merusak pelek alumunium.
  • Jika roda dengan pelek alumunium perlu dilakukan balancing, maka gunakan balans weight khusus untuk alumunium. Dan juga gunakan palu plastik atau karet (bukan palu logam) untuk memasangnya.
  • Periksa pelek alumunium secara teratur.

Itulah beberapa tipe-tipe pelek atau rim roda mobil. Tipe pelek roda mobil juga dibagi dalam beberapa jenis menurut standar industri Jepang. Sobat dapat membacanya pada artikel jenis-jenis pelek atau rim mobil sesuai standar Jepang. Semoga artikel ini bermanfaat. Silahkan dishare yaak. Salam otomotif!
Jika Anda menginginkan artikel ini untuk tugas sekolah atau lainnya, silahkan hubungi admin Guru Otomotif dengan mengirimkan email [Muryo Setyo].

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tipe-Tipe Pelek atau Rim Roda Mobil"

Poskan Komentar