Pengertian Spooring Roda dan Cara Spooring pada Mobil

Kenyamanan dalam berkendara adalah syarat mutlak yang harus dimiliki suatu kendaraan, dalam hal ini adalah mobil. Karena hal itu juga berhubungan dengan keamanan untuk pengendara, penumpang, kendaraan itu sendiri maupun kendaraan orang lain. Salah satu faktor yang sangat berperan adalah kondisi steering atau kemudi. Agar kemudi dapat bekerja dengan baik maka diperlukan pemeriksaan secara rutin yaitu spooring pada mobil. Pada artikel ini Guru Otomotif akan membahas pengertian spooring roda pada mobil dan juga bagaimana cara melakukan spooring pada mobil.


Kemudi berfungsi sebagai pengatur arah kendaraan yang dilakukan oleh pengemudi, sehingga konsisi kemudi mempengaruhi pengemudi dalam mengontrol mobil. Kenyamanan kemudi atau steering tergantung pada konsisi penyetelan roda-roda, baik roda depan atau roda belakang.

Apa Tujuan Spooring Roda Mobil?

Tujuan spooring adalah untuk menyelaraskan antara roda kanan dan roda kiri agar ban atau roda dalam kondisi yang stabil terutama ketika mobil melaju pada kecepatan tinggi. Jangka waktu pemeliharaan spooring adalah sekitar setiap 15.000 km atau 4 (empat) bulan sekali.

Pengertian Spooring Roda

Spooring adalah proses untuk menyeimbangkan atau menyelaraskan roda-roda mobil yang berlawanan. Misalnya roda depan kanan dan roda depan kiri, juga untuk roda belakang kanan dan kiri. Semuanya harus selaras atau seimbang.

Proses spooring meliputi chamber, caster, toe angle (toe-in atau toe-out), dan turning radius. Fungsi spooring adalah untuk menjaga kestabilan kendaraan diantaranya: kemudi menjadi ringan, menghasilkan gaya putar kembali setelah belok dan mencegah kendaraan belok sendiri setelah kemudi dilepas, lalu mengurangi keausan pada komponen-komponen ball-joint dan roda.

Pengertian Chamber, Caster, Toe Angle, dan Turning Radius

Chamber adalah kemiringan roda jika dilihat dari depan, chamber bisa bernilai (+) dan (-). Chamber (+) jika roda miring keluar, sedangkan chamber (-) jika roda miring ke dalam.
Chaster adalah kemiringan poros putar roda (steering axis) jika dilihat dari samping, ada dua jenis caster yaitu:

  • Chaster positif, yaitu kemiringan poros putar roda (steering axis) dilihat dari samping ke arah belakang. 
  • Chaster negatif, yaitu kemiringan poros putar roda (steering axis) dilihat dari samping ke arah depan.
Toe angle adalah perbandingan panjang roda bagian depan dengan panjang roda bagian belakang. Ada dua jenis toe angle.

  • Toe-in yaitu panjang roda bagian depan (A) lebih pendek dibandingkan panjang roda bagian belakang (B)
  • Toe-Out yaitu panjang roda bagian depan (A) lebih panjang dibandingkan panjang roda bagian belakang (B)
Turning radius adalah sudut belok roda dalam harus lebih besar dibandingkan roda luar dan titik sumbu radius belok harus satu titik. Perhatikan gambar berikut ini.


Cara Spooring Roda Mobil

Spooring roda pada mobil dapat dilakukan secara manual, dan berikut cara spooring roda mobil secara manual:
  1. Pastikan bahwa keempat ban pada mobil sama ukurannya atau bahkan merek ban yang sama akan lebih baik misalnya pada keempat ban tertulis 215/65R16. Maksud dari kode ban tersebut adalah 215 mm lebar ban, 65 mm tinggi ban diukur dari lingkar velg bagian luar. Dan ukuran velg ring 16 inch. Jika ukuran ban berbeda maka akan sulit dalam menentukan keselarasan ban.
  2. Alat yang perlu disiapkan adalah benang kasur atau benang bangunan. Caranya bentangkan benang melingkari keempat ban, bentangan harus berada pas di titik-titik sumbu as roda keempat mobil dengan tanpa ada alangan. Untuk mengetahui keselarasan keempat roda tinggal amati kerenggangan atau jarak antara benang yang menempel pada roda depan dan belakang. Jika benang sudah benar-benar menempel pada masing-masing sisi ban maka dianggap sudah lurus. Jika masih ada kerenggangan maka perlu di spooring yaitu dengan menyetel tie rod pada roda yang belum lurus.


Tie rod adalah komponen yang merupakan penerus dari tangan setir bagian bawah yang fungsinya untuk menggerakkan roda ke kanan dan kiri.


Cek hasil spooring dengan menjalankan mobil dijalanan. Jika setir mash belum stabil dan berbunyi berdecit maka perlu diulang kembali proses spooring.

Baca Juga: Pengertian Balancing Roda dan Cara Balancing Pada Mobil

Itulah pengertian spooring roda dan cara spooring pada mobil, sedangkan untuk spooring yang lebih canggih lagi akan kami bahas pada artikel selanjutnya insyaAllah. Semoga bermanfaat. Yuuk dibagikan. Salam Otomotif!
Jika Anda menginginkan artikel ini untuk tugas sekolah atau lainnya, silahkan hubungi admin Guru Otomotif dengan mengirimkan email [Muryo Setyo].

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Spooring Roda dan Cara Spooring pada Mobil"

Poskan Komentar