Pengertian Electronic Control Transmission dan Komponen ECT

Electronic Control Transmission atau sistem kontrol transmisi elektronik adalah sebuah sistem yang mengontrol sistem transmisi secara elektronik dengan ECU. Pengaturan waktu shift roda gigi pengendali atau kontrol mesin dan Electronik Control Transmission ECU terkunci oleh pengendali ke pentil selenoid dari unit kontrol hidrolik untuk mempertahankan kondisi mengemudi yang optimal dengan menggunakan sinyal-sinyal dari sensor-sensor dan sakelar yang dipasang pada mesin dan transaxle otomatis. Pada ECU dilengkapi dengan fungsi diagnosis dan fungsi untuk menjaga kegagalan (fail safe) jika sensor ada yang gagal atau tidak berfungsi.


Komponen dan Sensor pada Sistem Electronik Control Transmission

Sensor-sensor di Electronik Control Transmission (ECT) berfungsi untuk mengumpulkan tipe-tipe data yang digunakan untuk menentukan berbagai macam kontrol, lalu merubahnya ke sinyal elektrik yang kemudian dikirim ke mesin dan ECU.


Sensor Posisi Katup Menutup (Sensor Posisi Pedal Gas)
Fungsinya adalah untuk mendeteksi besarnya sudut pembukaan dari pentil katup penghambat
Sensor Posisi Poros Mesin
Sensor ini mendeteksi kecepatan mesin
Sensor kecepatan transaxle
Sensor kecepatan transaxle ada dua yaitu
Sensor kecepatan turbin input, sensor ini berfungsi untuk mendeteksi kecepatan batang input transaxle otomatis.
Sensor kecepatan roda gigi berlawanan, sensor ini mendeteksi kecepatan batang output transaxle otomatis.
Sensor temperatur air
Sensor ini mendeteksi temperatur pendingin.
Sensor kecepatan kendaraan
Sensor ini mendeteksi kecepatan kendaraan.
Sensor temperatur cairan transaxle
Sensor ini mendeteksi temperatur ATF (Automatic Transaxle Fluid) di transaxle otomatis.
Sakelar Kick Down
Saklar ini berfungsi untuk mendeteksi apakah pedal gas sedang ditekan sampai penuh ke katup penghambat.
Sakelar utama overdrive
Sakelar utama overdrive adalah sakelar untuk pembatalan O/D. Sakelar utama overdrive ini kadang juga disebut sebagai sakelar OFF atau sakelar pengendali transaxle atau transmisi.


Ketika sakelar di pindahkan ke OFF, roda gigi O/D tidak berpindah ke atas bahkan ketika kecepatan perpindahan ke atas dicapai. Jika sakelar dipindahkan ke OFF ketika sedang mengemudi di roda gigi O/D, maka transaxle pindah ke bawah ke roda gigi ke 3. Sebagai tambahan, lampu indikator O/D OFF dinyalakan ketika sakelar utama overdrive OFF (mati).


Dengan tuas shift tipe gerbang (gate), O/D dapat ditunda dengan mengoperasikan tuas. Namun tidak ada lampu indikator O/D karena lampu yang ditempatkan hanya dapat digunakan untuk menunjukkan posisi tuas shift.

Sakelar start netral
Sakelar start netral mengirimkan posisi tuas shift ke mesin dan ECU Electronik Control Transmission. Kemudian ECU menerima informasi pada range ke dalam dimana transaxle telah dipindahkan dari sensor posisi shift yang terletak di sakelar start netral, kemudian menentukan  pola shift yang pantas.


Hubungan dari sakelar-sakelar ini juga digunakan untuk menghidupkan satu dari lampu indikator posisi tuas shift untuk menginformasikan kepada pengemudi tentang posisi terbaru dari tuas shift.
Sebagai tambahan, ECU mengendalikan ini sehingga starter dapat bekerja hanya ketika tuas shift ada di range “P” atau  “N”. Dan supaya tuas shift ada di range “R”, maka suara alarm pemberi peringatan mundur berbunyi dan lampu cadangan menyala. Sinyal yang dikirimkan ke ECU dari sakelar start netral berbeda tergantung pada model yang digunakan.

Sakelar lampu berhenti
Ketika pedal rem ditekan, maka mesin dan ECU menunda penguncian. Hal ini mencegah mesin mati karena terkunci.


Sakelar pemilih pola mengemudi
Sakelar pilihan pola mengemudi memungkinkan bagi pengendara untuk memilih mode yang dipilih. Mode sakelar yang terpasang tergantung pada model dan daerah. Berikut ini beberapa mode pola mengemudi.



Cara kerja dan macam-macam kontrol dari sistem control elektronik (ECT) akan guru otomotif bahas pada artikel tersendiri. Demikianlah artikel tentang Pengertian Electronic Control Transmission dan Komponen ECT semoga bermanfaat, silahka untuk dishare dan berkomentar melalui tombol di bawah ini. Salam Otomotif!

Label: ,