Cara Spooring Ban Mobil Manual Menggunakan Benang dan Meteran

Spooring adalah suatu proses pengerjaan untuk mengembalikan sudut geometri pada roda mobil yang sesuai dengan standar pabrikan, spooring bertujuan untuk menyelaraskan gerak dan posisi roda kiri dan kanan agar stabil. Untuk mendapatkan hasil spooring ban mobil yang tepat memang sebaiknya kita membawa mobil ke bengkel yang melayani jasa spooring dan balancing. Namun jika ingin melakukan proses spooring ban mobil sendiri secara manual dengan menggunakan benang dan meteran maka tidak ada salahnya untuk mencoba cara yang akan Guru Otomotif bahas berikut ini.



Untungnya Spooring Sendiri Secara Manual Apa?

Mengapa perlu spooring ban mobil sendiri? Karena yang pertama, terkadang -dan mungkin ini jarang terjadi- bahwa mekanik di bengkel kadang kurang tepat dan kurang akurat dalam melakukan proses spooring mobil, ini jarang terjadi. Namun yang pasti dengan melakukan spooring sendiri setidaknya kita dapat belajar untuk melakukan proses spooring ban mobil dan dapat menghemat uang dong kalau spooring bisa dilakukan sendiri?

Baca Juga: Pengertian Balancing Roda dan Cara Balancing Mobil

Kemudian, keuntungan melakukan spooring sendiri secara manual dan dengan cara yang sederhana adalah hasil yang didapatkan mungkin lebih baik, karena dengan melakukan spooring sendiri kita bisa menggunakan sistem trial error. Yaitu mencoba terus jika hasil yang didapatkan kurang pas, setel lagi, coba lagi, setel lagi sampai pas.

Ada dua teknik atau tips yang akan Guru Otomotif bahas, yaitu spooring ban mobil secara manual menggunakan meteran dan spooring manual menggunakan benang. Mari kita bahas satu persatu cara spooring ban mobil secara manual berikut ini.

Spooring Ban Manual Menggunakan Meteran

Cara spooring ban yang pertama adalah dengan memakai meteran caranya sangat mudah, yaitu sebagai berikut: Jalankan mobil pada jalan yang rata dan lurus kira-kira jalan maju sepanjang 3 meter, kemudian tarik rem tangan atau hand brake. Agar semua roda lurus, tarik meteran dan ukur jarak ban depan dari ban sebelah kiri ke ban sebelah kanan dengan posisi pengukuran: tempelkan meteran pada bagian depan ban depan ukur jaraknya dari ban sebelah kiri ke ban sebelah kanan.

Selanjutnya ukur kembali jarak ban depan dari ban sebelah kiri ke kanan, namun dengan posisi yang berubah: tempelkan meteran pada bagian belakang ban depan, ukur jarak dari ban sebelah kiri ke ban sebelah kanan. Pastikan ukurannya sama dengan batas atau limit 1-5 mm. Kemudian untuk menstelnya kendurkan mur tie rod dan setel tie rod dengan cara memutar tie rod ban kemudian disetel sampai dengan ukuran ban depan di sisi luar membentuk kuncup dengan batas antara 1 sampai dengan 5 mm.

Spooring Ban Manual Menggunakan Benang

Cara spooring ban manual yang kedua adalah menggunakan benang, caranya sebagai berikut: Jalankan mobil pada jalan yang rata dan lurus sepanjang 3 meter seperti cara yang pertama, hal ini untuk memastikan ban dalam posisi lurus. Bagi rata putaran setir antara ke kiri dan e kanan. Setelah putaran setir terbagi rata, lalu biasanya tali diikat pada bagian belakang mobil atau juga dapat menggunakan jack stand.


Langkah berikutnya adalah tarik benang dari ban belakang ke ban depan dengan bagian belakang ban menyentuh bibir belakang pada ban belakang. Perhatikan jika benang rata pada sisi belakang dan depan dari roda depan maka kondisi roda dalam keadaan yang masih bagus. Namun jika ternyata tidak pas atau tidak rata, maka perlu dilakukan penyetelan.

Cara Menyetel pada Spooring Roda

Cara menyetel tie rod adalah sebagai berikut: Perkirakan bahwa jarak selisih benang dengan roda, lalu lakukan penyetelan pada as long tie rod, lakukan penyetelan dengan sangat hati-hati, sedikit putaran akan memberikan pengaruh yang cukup besar di pergeseran roda. Setelah benang rata pada sisi belakang dan depan roda bagian depan. Maka sobat dapat lanjutkan proses spooring pada ban bagian sisi lainnya.

Baca Juga: Masalah-Masalah pada Sistem Kemudi dan Peyebabnya

Itulah cara spooring ban mobil manual menggunakan benang dan meteran semoga bermanfaat. Ada yang sudah pernah mencobanya? Atau mempunyai teknik tersendiri? Berikan komentarmu... Jangan lupa share yaa. Salam Otomotif!

Label: