Cara Kerja Sistem Bahan Bakar Injeksi EFI Sepeda Motor

Sistem bahan bakar injeksi atau yang kita kenal dengan EFI, yaitu suatu sistem yang penyaluran bahan bakarnya menggunakan pompa pada tekanan tertentu. Pada mesin EFI umumnya proses penginjeksian bahan bakar ada di bagian ujung intake manifold atau saluran masuk sebelum katup masuk. Sehingga ketika katup masuk membuka pada langkah hisap, udara yang masuk ke ruang bakar sudah bercampur dengan bensin. Agar dapat memahami sistem EFI lebih detail sobat dapat membaca di artikel Pengertian Sistem Electronic Fuel Injection.


Konstruksi sistem EFI dapat dibagi menjadi 3 (tiga) komponen utama, yaitu sistem bahan bakar, sistem kontrol elektronik, sistem pemasukan udara (sistem induksi). Semakin lengkap komponen sistem EFI seperti sensor-sensor, maka pengaturan kontrol koreksi untuk mengatur perbandingan bahan bakar dan udara akan semakin sempurna. Pada artikel ini Guru Otomotif akan bahas terlebih dahulu cara kerja sistem bahan bakar injeksi EFI sepeda motor. sedangkan sistem kontrol elektronik dan sistem pemasukan udara akan kita bahas pada artikel tersendiri insyaAllah. Untuk cara kerja mesin EFI pada mobil sobat dapat membacanya pada artikel cara kerja mesin EFI dan komponennya pada mobil

Rangkaian sistem EFI atau Komponen sistem EFI sepeda motor (contoh di sepeda motor Honda Sup*ra) sebagai berikut:

  1. Fuel rail (pipa pembagi)
  2. Pressure regulator (pengaturan tekanan)
  3. Injector (nozel penyemprot bahan bakar)
  4. Air box (saringan udara)
  5. Air temperature sensor (sensor temperatur udara)
  6. Throttle body butterfly (katup throttle)
  7. Fast idle system
  8. Throttle position sensor (sensor posisi throttle)
  9. Engine coolant temperature sensor (sensor suhu air pendingin)
  10. Crankshaft position sensor (sensor posisi poros engkol atau posisi crankshaft)
  11. Camshaft position sensor (sensor posisi poros nok atau poros cam)
  12. Oksigen sensor
  13. Catalytic converter
  14. Intake air pressure sensor (sensor tekanan udara masuk pada manifold)
  15. ECU (electronic control unit)
  16. Ignition coil (koil pengapian)
  17. Sensor tekanan atmosfir udara

Komponen Sistem Bahan Bakar EFI Sepeda Motor

Sistem bahan bakar EFI pada sepeda motor berfungsi untuk menyimpan, membersihkan, menyalurkan dan menginjeksikan bahan bakar.


Komponen-komponen pada sistem bahan bakar EFI sepeda motor yaitu tangki bahan bakar (fuel tank), pompa bahan bakar (fuel pump), saringan bahan bakar (fuel filter), pipa/selang penyalur (Fuel feed hose), pengatur tekanan bahan bakar (fuel pressure regulator), dan injektor bahan bakar.

Fungsi Komponen Sistem Bahan Bakar EFI Sepeda Motor

Pompa bahan bakar (Fuel Pump module)
Pompa bahan bakar berfungsi untuk mengalirkan bahan bakar dengan cara di pompa dari tangki bahan bakar ke injektor. Penyaluran bahan bakar ini lebih banyak dibandingkan kebutuhan bahan bakar mesin karena agar tekanan dalam sistem bahan bakarnya dapat dipertahankan setiap waktu walaupun kondisi mesinnya berubah.


Saringan bahan bakar (Fuel Filter)
Saringan bahan bakar EFI berfungsi untuk menyaring kotoran pada bahan bakar agar tidak terhisap pompa bahan bakar.
Selang penyalur (fuel feed hose)
Selang penyalur berfungsi untuk mengalirkan bahan bakar dari tangki ke injektor. Selang dirangcang harus tahan terhadap tekanan bahan bakar karena dipompa dengan tekanan minimal sebesar tekanan yang dihasilkan pompa.
Pengatur tekanan bahan bakar (fuel pressure regulator)
Pengatur tekanan bahan bakar berfungsi untuk mengatur tekanan bahan bakar di dalam sistem aliran bahan bakar supaya tetap/konstan. Contoh pada Supra X PGM-FI tekanan bahan bakarnyadipertahankan pada 294 kPa. Jika bahan bakar melebihi 294 kPa maka pressure regulator akan mengembalikan bahan bakar ke tangki bahan bakar.
Injektor EFI (Fuel Ijector)
Injektor berfungsi untuk menyemprotkan bahan bakar ke saluran masuk sebelum katup masuk. Namun ada juga yang penyemprotannya ke throttle body. Banyaknya bahan bakar yang diinjeksikan tergantung lama pembukaan nozel/injektor.



Skema aliran sistem bahan bakar injeksi EFI sepeda motor adalah sebagai berikut:


Terjadinya injeksi adalah ketika ECU memberikan tegangan listrik ke selenoid coil injector. Dengan adanya tegangan listrik tersebut maka selenoid coil akan menjadi magnet sehingga dapat menarik plunger dan mengangkat needle valve (katup jarum) dari tempat dudukannya, sehingga saluran bahan bakar yang bertekanan tersebut akan memancar keluar dari injektor.

Baca Juga: Cara Diagnosis Mesin EFI Menggunakan Scanner

Demikianlah cara kerja sistem bahan bakar injeksi EFI sepeda motor. Semoga bermanfaat dan dapat dipahami, mohon disebarkan yaa dan silahkan berkomentar di kolom komentar di bawah ini. Salam Otomotif!

Label: ,