6 tips untuk menghemat BBM atau bensin (Bagian 2)

Semua orang tentu mau kendaraannya hemat alias irit bahan bakar tanpa mengurangi power atau tenaga kendaraan, soal irit mengirit ternyata bukan anak kos saja yang melakukannya, namun pemilik kendaraan pun harus memperhatikan konsumsi bahan bakar disaat bensin semakin mahal dan semakin langka juga tentunya. Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menghemat BBM, mulai dari membeli alat khusus yang dipasangkan pada kendaraan atau menambah cairan khusus untuk dicampur pada bahan bakar kendaraan, sampai dengan cara yang simpel dan mudah namun dapat menghemat bbm atau bensin. Nah artikel yang akan Guru Otomotif bahas adalah tips untuk menghemat bbm atau bensin secara sederhana.


Di artikel sebelumnya Guru Otomotif telah membahasnya juga pada artikel 6 tipsuntuk menghemat BBM atau bensin bagian 1. Guru Otomotif akan melanjutkan dari pembahasan 6 tips untuk menghemat BBM atau bensin.

3. Pemilihan Jenis BBM

Jenis BBM yang sesuai dengan standarisasi internasional seharunsya adalah bbm dengan nilai oktan 90. Untuk itu kendaraan dengan nilai kompresi di atas 9,0 : 1 harus memakai pertamax.


Mesin yang memiliki kompresi tinggi dan memakai bahan bakar dengan oktan rendah, maka bahan bakar tersebut akan cepat habis terbakar, akibatnya bahan bakar akan cepat habis dan boros. Untuk itu gunakan atau pilih jenis BBM sesuai dengan spesifikasi dari mesin kendaraan yang digunakan.

4. Periksa Kondisi Filter AC

Di daerah yang panas, terlebih lagi macet, memang pengatur udara ruangan atau AC menjadi alat yang dibutuhkan untuk menambah kenyamanan berkendara. Namun memakai AC yang berlebihan serta tidak adanya perawatan rutin pada AC akan membuat bbm menjadi boros, bahkan dalam keandaan tertentu dapat membuat performa mesin turun.


Memeriksa kondisi AC secara rutin diantaranya adalah dengan memeriksadan membersihkan filter AC serta menjaga agar filter AC tersebut selalu dalam keadaan bersih. Jika filter AC dalam kondisi kotor maka sisem AC tidak akan berkerja secara maksimal dan susah atau lama tidak terasa dingin, jika seperti itu maka performa mesin akan turun dan mengakibatkan pemborosan pada konsumsi BBM.


5. Memeriksa Wheel Alignment

Pemeriksaan pada wheel alignment juga sering disepelekan. Wheel alignment atau pojok roda (khusus pada mobil) dapat bergeser atau beralih seiring dengan lamanya pemakaian mobil, ditambah lagi medan jalan yang tidak terlalu bagus, sehingga wheel alignment harus diperiksa secara rutin ketika servis mobil.


Wheel alignment berhubungan juga dengan konsumsi bahan bakar. Ketika wheel alignment sudah tidak tepat, maka mobil menjadi tertekan, karena satu ban posisinya normal sedangkan ban yang lain memiliki pojok yang tidak sama.

6. Memeriksa Balancing Ban

Tips terakhir untuk menghemat BBM adalah dengan memeriksa balancing ban secara rutin. Balancing atau keseimbangan ban harus dicek secara teratur untuk melindungi keadaan mobil agar terus berada pada posisi yang sama.


Ban yang tidak balance lagi memiiki kemungkinan konsumsi BBM semakin besar. Hampir sama dengan wheel alignmen, jika wheel alignment ditetapkan berdasarkan dari pojok ban ke arah yang lurus pada mobil, sedangkan balancing ditetapkan pada posisi satu ban dengan ban yang lain.

Itulah 6 tips untuk menghemat BBM atau bensin bagian ke 2. Semoga artikel ini bermanfaat. Salam Otomotif!
Jika Anda menginginkan artikel ini untuk tugas sekolah atau lainnya, silahkan hubungi admin Guru Otomotif dengan mengirimkan email [Muryo Setyo].

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "6 tips untuk menghemat BBM atau bensin (Bagian 2)"

Poskan Komentar