Penyebab Saringan Bensin Cepat Rusak dan Ini Solusinya

Seberapapun canggihnya teknologi pasti ada limit batas pemakaian, artinya suatu saat pasti akan rusak juga sebagaimana manusia. Walaupun kerusakan tersebut dapat dihindari atau umur dari pemakaian suatu barang dapat diperpanjang dengan cara kita melakukan perawatan berkala. Begitupun dengan teknologi otomotif,  dan oleh karena itu ketika kita membeli kendaraan di tahun pertama atau minimal 6 bulan pertama pasti ada servis gratis berkala, hal itu untuk mengajarkan kepada konsumen bahwa kendaraan memang membutuhkan servis atau perawatan berkala walaupu tidak ada tanda-tanda kerusakan yang nampak.


Pada kendaraan ada banyak komponen yang perlu untuk mendapatkan perawatan khusus berkala agar umur pemakaiannya lebih lama dan juga agar tidak merusak komponen lain seandainya komponen tersebut rusak, salah satunya pada sistem bahan bakar, yaitu saringan bensin. Saringan bensin terletak setelah tangki bahan bakar atau sebelum karburator pada kendaraan dengan teknologi karburator. Saringan bensin ini berfungsi untuk menyaring kotoran yang ada dalam bahan bakar atau bensin, sehingga bensin yang mengalir ke dalam karburator atau ke ruang bakar mesin benar-benar bersih dari partikel-partikel kotoran.

Saringan bensin ini sebaiknya dilakukan penggantian berkala, yaitu apabila mobil sudah melaju antara 10.000 sampai dengan 15.000 kilometer. Saringan bensin jangan dianggap sepele karena apabila saringan bensin rusak, maka partikel-partikel kotoran kecil dapat lolos atau tidak tersaring dan mengakibatkan injektor rusak (pada mobil yang sudah menggunakan teknologi EFI), pada mobil yang masih menggunakan karburator juga dapat merusak karena kotoran pada bensin tersebut akan menjadi kerak di ruang bakar.

Penyebab Saringan Bensin Cepat Rusak

Lalu apa saja penyebab saringan bensin cepat rusak? Menurut Teddy Jusman selaku Chief Engineering SS Performance, saringan bensin cepat rusak jika volume kotoran dari bahan bakar itu cukup banyak sehingga saringan bensin tidak mampu lagi menyaring bensin dengan baik.
Kotoran bensin yang berupa partikel kecil itu muncul karena pemilik kedaraan sering menunda mengisi bahan bakar atau jarang mengisi bahan bakar secara fuel tank atau penuh. Sehingga di dalam tangki yang tidak terendam bensin akan muncul karat yang selanjutnya menyebabkan adanya partikel-partikel kotoran.

Ketika diisi bensin penuh, karat tersebut akan terendam dan larut bersama bensin sehingga membuat saringan bensin cepat rusak. Selain itu, penyebab lain saringan cepat rusak adalah kualitas bensin yang buruk karena penggunaan bahan aditif. Bahan aditif tersebut biasanya dipakai untuk menaikkan kadar oktan pada premium hingga setara dengan prtamax atau bahkan pertamax plus. Bahan aditif yang harganya murah dengan kualitas tidak bagus dapat menimbulkan endapan atau serbuk sehingga sering membuat kotor pada saringan bensin. Selain berdampak pada saringan, pengunaan bahan bakar yang tidak sesuai tersebut juga dapat merusak busi.

Bagaimana cara menghindari kerusakan saringan bensin?

Untuk menghindari saringan bensin cepat rusak adalah usahakan mengisi bahan bakar secara fuel tank. Lalu gunakan bahan bakar yang tepat, untuk premium cocok dipakai untuk kendaraan dengan rasio kompresi 7,1 sampai 9,1. Untuk RON 92 atau pertamax cocok untuk mesin dengan rasio kompresi 9,1 sampai 10,1. Sedangkan untuk RON 95 atau pertamax plus cocok untuk mesin dengan kompresi 10,1 sampai 11,1. Selain itu usahakanlah untuk melakukan perawatan berkala atau servis pada bengkel-bengkel resmi.

Demikianlah tips tentang penyebab saringan bensin cepat rudak dan solusinya. Semoga menambah wawasan kita bersama. Jangan lupa dishare yaa sobat. Salam otomotif

Label: