Pengertian Diode dan Contoh Pada Sepeda Motor

Diode adalah komponen semikonduktor yang fungsinya untuk mengijinkan arus listrik mengalir pada sebuah rangkaian hanya pada satu arah saja (forward bias), yaitu dari anoda ke katoda lalu memblokirnya jika arus mengalir dari arah yang sebaliknya atau berlawanan (reverse bias).
Dalam sepeda motor ada komponen yang menggunakan diode, namun sebelum Guru Otomotif bahas contoh diode pada sepeda motor, kita pelajari dulu apa pengertian diode, ini merupakan materi dasar kelistrikan.

Selain diode, komponen kelistrikan pada sepeda motor terdapat salah satu jenis diode, yaitu zener diode. Zener diode adalah jenis diode yang mempunyai sifat dioda jika tegangan kerjanya belum melampau tegangan tembusnya. Kita akan bahas satu persatu antara diode dan zener diode serta contohnya pada komponen sepeda motor.

Konstruksi Diode

Diode juga dapat didefinisikan sebagai paduan dua buah elektroda, yang satu menjadi anoda (positif) dan yang satunya lagi menjadi katoda (negatif) yang hanya mengijinkan arus listrik mengalir pada satu arah saja. Diode dapat memblokir arus yang berlawanan karena karakteristik dari silikon, atau wafer di dalam diode.

Cara Kerja Dioda

Ketika ada penghantar atau konduktor tegangan positif dihubungkan pada anoda dan penghantar tegangan negatif dihubungkan pada katoda, maka arus akan mengalir melalui diode. Jika dibalik yaitu penghantar tegangan positif di katoda dan penghantar tegangan negatif di anoda maka arus tidak dapat mengalir karena pemblokiran dari karakteristik silikon wafer. Sehingga diode berfungsi sebagai katup satu arah yang hanya mengijinkan arus mengalir pada satu arah saja.

Cara kerja Zener Diode

Jika tegangan kerja dari zener dioda ini melampaui tegangan tembusnya, maka diode ini akan kehilangan sifat kediodeannya. Zener diode ini digunakan pada rangkaian regulator tegangan pada alternator. Agar lebih mudah memahami cara kerja zener diode, maka silahkan perhatikan cara kerja zener diode pada aplikasinya di alternator pada contoh berikut ini.


Contoh Diode Pada Sepeda Motor

Penggunaan diode pada sepeda motor ada pada sistem kelistrikan yang dapat ditemukan pada rangkaian sistem penerangan atau juga sistem pengisian yang memakai generator AC atau alternator. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan gambar rangkaian alternator di bawah ini.


Dari gambar di atas, diode atau rectifier bekerja untuk merubah arus AC (arus bolak-balik) yang dihasilkan oleh alternator menjadi arus DC (arus searah). Arus DC ini lalu disalurkan menuju baterai dan juga beban seperti lampu tanda belok.

Contoh Zener Diode Pada Sepeda Motor

Penggunaan zener dioda ada pada sistem kelistrikan sepeda motor yaitu pada rangkaian sistem pengisian yang menggunaan alternator atau generator AC, dengan memakai pengatur tegangan secara elektronik. Rangkaiannya dapat dilihat pada gambar di bawah ini:


Dari gambar rangkaian di atas, zeener diode bekerja untuk mengaktifkan basis pada transistor T2 ketika tegangan yang ada diantara R4 dan R5 sudah mencapai tegangan tembus zener diode tersebut. Dengan bekerjanya zener diode, maka akan menyebabkan arus yang mengalir di R1 akan cenderung untuk mengalir ke massa melalui T2 dan suplai arus listrik ke basis T1 menjadi terhenti. Dengan ini maka rotor tidak mendapatkan suplai arus listrik karena T1 mati (tidak hidup). Rotot alternator akan kehilangan kemagnetan sehingga proses pengisian baterai akan terhenti.

Itulah pengertian diode dan contoh pada sepeda motor, semoga menambah pengetahuan kita tentang dasar dari kelistrikan otomotif ini. Silahkan dishare yak, salam Otomotif!

Label: