Inilah Peraturan Modifikasi Kendaraan Agar Tidak Denda 24 Juta

Modifikasi mungkin salah satu cara kita dala menyalurkan kreatifitas kita terutama dalam bidang otomotif, ada yang menjadikan modifikasi kendaraan itu sebagai hobi ataupun penyalur kreatifitas. Namun apa jadinya jika ternyata modifikasi kendaraan termasuk salah satu tindak kejahatan, dan ternyata ada sanksinya bagi yang melakukan modifikasi berdasarkan peraturan yang ada, walaupun telah muncul berbagai kontroversi baik yang setuju maupun yang tidak setuju.


Bagi sobat yang ingin dan memang hobi modifikasi kendaraan, sebaiknya jangan sembarangan memodifikasi kendaraan sekarang ini, dan sebaiknya pemilik kendaraan baik itu mobil maupun motor yang ingin memodifikasi kendaraannya harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari pihak yang berwenang. Hal ini memang sempat mengguncang pecinta otomotif, lantaran kegiatan modifikasi ini hampir menjadi budaya bagi generasi muda di Indonesia ini. Nah lalu seperti apa bentuk izin dan bagimana modifikasi yang diperbolehkan? Simak baik-baik ya informasi yang akan Guru Otomotif sajikan berikut ini.

Baca Juga: 5 Modifikasi Mobil dengan Bentuk Paling Unik

Apa Sanksi Bagi yang Modifikasi Tanpa Ijin?

Bagi sobat yang “ngeyel” dan tetap memodifikasi kendaraannya tanpa izin dari pihak yang berwenang maka ada sanksi yang siap menanti, apa itu sannksinya?
Menurut Humas Polda Metro Jaya melalui halaman fb, menjelaskan bahwa pelanggar yang melakukan modifikasi kendaraan tanpa izin dan tidak sesuai dengan ketentuan maka akan dihukum dengan denda sebesar Rp 24 Juta. Wow! Duit sebesar itu bisa untuk membeli sebuah motor laki/ motor gedhe.

AKBP Budiyanto selaku Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya mengatakan pihaknya perlu untuk mensosialisasikan aturan tentang modifikasi kendaraan kepada para pemilik kendaraan baik motor maupun mobil.

AKBP Budiyanto mengatakan, “Hasil pantauan di lapangan ditemukan bahwa masih ada banyak kendaraan modifikasi baik itu motor maupun mobil yang menyebabkan perubahan tipe secara tidak sah dan dapat digolongkan sebagai tindak pidana pelanggaran,” Kata Beliau seperti yang dikutip pada laman FB Humas Polda Metro Jaya (04/12)

Dasar Hukum Modifikasi Kendaraan

Aturan tentang modifikasi kendaraan sudah ada dasar hukumny, yaitu seperti yang tertuang dalam Pasal 277 juncto Pasal 316 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara jangka waktu paling lama 1 tahun atau denda maksimal Rp. 24 juta rupiah.

Baca Juga: 7 Modifikasi Mobil dari India Bikin Ngakak

AKBP Budiyanto juga menjelaskan bahwa perubahan bentuk kendaraan atau modifikasi boleh dilakukan tetapi syaratnya harus dilakukan uji tipe untuk mendapatkan sertifikat dari Kementerian Perhubungan. AKBP Budiyanto menjelaskan, “Uji tipe yang diterbitkan oleh Kemenhub ini juga ada ketentuannya.”

Dan hal ini sudah sesuai dengan Pasal 131 huruf e dan Pasal 132 ayat 2 dan ayat 7 Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang kendaraan juncto Pasal 50 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, bahwa kendaraan yang dimodifikasi hingga menyebabkan terjadi perubahan tipe baik itu dimensi, mesin maupun kemampuan, daya angkut, maka wajib dilakukan uji tipe untuk mendapatkan sertifikat.

Peraturan Modifikasi Kendaraan Seperti Apa?

Peraturan Modifikasi kendaraan tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Modifikasi kendaraan hanya dapat dilakukan jika telah mendapatkan rekomendasi khusus dari APM (Agen Pemegang Merek) kendaraan tersebut.
  2. Modifikasi kendaraan bermotor wajib dilakukan oleh bengkel umum kendaraan bermotor yang telah ditunjuk oleh Kementerian Perindustrian.
  3. Kendaraan bermotor yang sudah dimodifikasi wajib untuk didaftarkan kepada Kesatuan Polisi RI pelaksana registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor yang berada pada kantor Samsat untuk mendapatkan STNK baru dan sesuai dengan perubahan kendaraan bermotor yang dimaksud.

AKBP Budiyanto berharap masyarakat mengerti bahwa merubah/modfikasi kendaraan tanpa izin adalah tindak kejahatan. “Kami berharap agar masyarakat bisa memahami dan mengerti bahwa memodifikasi kendaraan tanpa melalui mekanisme/prosedur yang benar adalah tindak pidana kejahatan” Kata AKBP Budiyanto.
Beliau juga menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pemilik kendaraan yang melanggar ketentuan tersebut dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang telah berlaku.

Demikian artikel tentang Inilah Peraturan Modifikasi Kendaraan Agar Tidak Denda 24 Juta semoga menambah wawasan kita, silahkan dishare dan tandai temanmu yang suka dan hobi modifikasi kendaraan supaya tahu peraturan ini. Salam Otomotif!

Label: