Cara Diagnosis Mesin EFI Menggunakan Tespen

Mesin EFI (Electronic Fuel Injection) adalah mesin yang menggunakan injeksi sebagai pensuplai bahan bakarnya dengan dikontrol oleh ECU (Electronic Control Unit) berdasarkan informasi dari berbagai sensor yang ada pada mesin EFI tersebut. Sobat dapat membaca artikel tentang pengertian mesin EFI dan cara kerja mesin EFI sebagai panduan awal untuk dapat memahami mesin EFI.

Mesin EFI memerlukan diagnosis untuk mengetes adanya kerusakan yang ada pada sistem EFI tersebut. Untuk mendiagnosis mesin EFI biasanya menggunakan alat khusus yang bernama Scanner EFI yang sangat mahal, bahkan untuk scanner EFI merk terbaru harganya mencapai 30 juta lebih. Harga yang fantastis ini menjadi alasan sedikit bengkel yang mempunyai scanner canggih ini. Berkaitan dengan scanner EFI akan Guru Otomotif ulas pada artikel khusus insyaAllah. Lalu apa yang guru otomotif bahas pada artikel ini? Ya sesuai dengan judul lah, hehe.. berkaitan dengan diagnosis mesin EFI namun tidak menggunakan scanner yang mahal itu. Terus memakai apa dong? Kita akan bahas cara diagnosis mesin EFI dengan menggunakan alat sederhana dan murah yaitu SST Tespen.


Mesin yang dipakai dalam artikel ini adalah mesin EFI Toyota 7K, dengan menggunakan tespen ini sobat dapat melakukan diagnosis mesin EFI. Baik langsung saja kita menuju langkah-langkahnya, namun sebelum kita diagnosis Mesin EFI dengan tespen, kita siapkan terlebih dahulu alat dan bahannya.
Alat dan bahan:
  1. Mesin EFI Toyota 7K
  2. Baterai
  3. Tespen lampu



Cara Diagnosis Mesin EFI Toyota 7K

Yang pertama adalah kita persiapkan terlebih dahulu mesin EFI Toyota 7K atau mesin EFI apapun, karena sama. Lalu kita hidupkan mesin EFI tersebut. Cari terlebih dahulu lokasi sensor-sensor dan socket Diagnosis mesin EFI, dari pengertian mesin EFI dan cara kerja mesin EFI yang sudah sobat pelajari, sobat harus dapat mengetahui sensor-sensor atau letak soketnya juga. Jika belum sobat dapat membacanya di artikel letak socket diagnosis pada mobil EFI.


Perhatikan Lampu Indikator Mesin EFI

Saat menghidupkan mesin EFI, perhatikan lampu indikator yang ada pada panel mesin tersebut. Jika lampu indikator tidak menyala berarti tidak ada kerusakan pada mesin EFI.



Namun kita akan mencoba membuat trobel sendiri untuk selanjutnya kita diagnosis. Silahkan lepas salah satu sensor yang ada pada mesin EFI tersebut. Misalnya disini Guru Otomotif melepas sensor kevakuman intake manifold. 


Ketika melepas sensor mesin tidak perlu dimatikan, namun pada beberapa kasus ketika melepas sensor dalam kondisi mesin EFI menyala maka mesin EFI akan mati. Nah ketika sobat sudah melepas sensor lalu lampu indikator EFI akan menyala sebagai bertanda bahwa ada kerusakan pada mesin EFI.


Diagnosis EFI dengan Tespen

Selanjutnya kita lakukan diagnosis mesin EFI dengan menggunakan tespen lampu, colokkan terminal tespen tersebut pada positif baterai/aki atau negatif baterai/aki (sama saja). 


Setelah itu colokkan ujung tespen pada socket diagnosis, sekali lagi sobat harus tahu letak sokcet diagnosisnya, untuk itu silahkan baca lagi pengertian mesin EFI dan cara kerja mesin EFI supaya tahu komponen-komponen EFI. Kalau sudah ketemu socket diagnosis, lalu colokkan ujung tespen pada terminal dengan kode TE1, sobat baca ditutup socketnya biasanya ada keterangan kode-kode. 


Colokkan di kode terminal TE1, maka lampu indikator EFI di panel mesin EFI akan menyala, hitung kedipan lampu tersebut, misalnya dalam kasus ini Guru Otomotif tadi membuat troubel dengan mencabut sensor kevakuman, maka lampu akan berkedip sebanyak 3 kali lalu jeda dan akan berkedip 1 kali, berarti 31. Untuk memahami kode-kode test engine lamp atau kode kerusakan pada mesin EFI silahkan sobat baca artikel kode kerusakan pada mesin EFI.

Keterangan: lampu indikator ini akan menyala berkedip membentuk pola kedipan

Baca Kode Diagnosis EFI

Jika sobat sudah membaca berapa jumlah kedipan lampu indikator lalu sobat buka buku manual untuk melihat arti kode, misal kode 31 berarti kode pada sensor kevakuman. Kalau sudah silahkan sobat atasi kerusakan tersebut dengan memasang socket sensor kevakuman yang tadi dilepas. Jika sudah terpasang kembali silahkan cek lagi dengan tespen dan colokkan pada kode TE1, pasti masih ada kedipan lampu. Karena ECU masih menyimpan kerusakan pada mesin EFI, untuk menghapus namanya clear data caranya adalah dengan mematikan mesin EFI, lalu mencabut negatif baterai atau positif baterai kurang lebih 1 menit.


Setelah itu pasang kembali baterai dan nyalakan lagi mesin EFI, maka lampu indikator sudah tidak menyala, artinya tidak ada masalah. Untuk memastikan coba colok lagi dengan tespen dan colokkan pada TE1 (kondisi mesin menyala) maka lampu indikator akan berkedip terus menerus dan cepat, ini pertanda tidak ada kerusakan pada mesin EFI.

Demikianlah cara diagnosis mesin EFI Toyota 7K dengan menggunakan tespen lampu, semoga bermanfaat untuk kita semua. Silahkan dishare ya. Kalau ada yang bingung komentar di bawah ini. Salam Otomotif!
Jika Anda menginginkan artikel ini untuk tugas sekolah atau lainnya, silahkan hubungi admin Guru Otomotif dengan mengirimkan email [Muryo Setyo].

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Cara Diagnosis Mesin EFI Menggunakan Tespen"

  1. Wah,sangat membatu ini Pak,simpel dan mudah dipahami.
    salam dari saya.

    kunjung juga kesini ya Pak.
    http://belajartoyotaotomotif.blogspot.co.id/

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam juga.. semoga bermanfaat.. saling berbagi pengetahuan..

      Hapus