Letak Socket diagnosis Pada mobil-Mobil EFI

Scanner mobil EFI mengambil data-data dari ECU melalui socket diagnosis untuk selanjutnya data-data tersebut ditampilkan pada layar scanner mobil EFI. Namun socket diagnosis pada mobil EFI tersebut letaknya berbeda antara type mobil yang satu dengan yang lain.  Mengetahui letak socket diagnosis mobil  sangat penting terutama jika sobat hendak bekerja pada bidang otomotif, entah dalam dunia pendidikan, bengkel, industri otomotif dan sebagainya. Karena ibarat seorang dokter yang hendak memeriksa pasien dengan stetoscop. Dokter sudah tahu bahwa stetoscop itu diletakkan di area jantung pasien atau dada hingga perut, karena dari situlah data-data yang dibutuhkan itu diperoleh.


Nah untuk scanner ini juga memerlukan socket diagnosis untuk mencolokkan socket dari scannernya. Tiap type mobil berbeda-beda letaknya. Perhatikan dan hafalkan letak socket beberapa type mobil di bawah ini:

Baca Juga: Cara Diagnosis Mesin EFI dengan Scanner


Pada mobil dari type mobil Toyota, letak diagnosticnya ada di ruang mesin (17 pin) atau dibawah dashboard (16 pin). OBD 16 pin biasanya digunakan pada kendaraan tahun muda (2000 an ke atas, misalya pada mobil innova, avanza, rush, fortuner, yaris, ist, alpard, raum, dan sebagainya). Sedangkan untuk 17 pin adaptor biasanya untuk mobil yang lebih tua (seperti pada mobil kijang Efi, great/neo/all neo corrona, soluna, dan juga cressida). khusus teknologi mobil terbaru, menggunakan socket CAN atau OBD. Kemudian pilihlah software scanner dan jangan lupa sesuaikan dengan sistem socket yang tersedia. Khusus untuk socket OBD/16 pin atau CAN atau OBD, keduanya hampir mirip, sehingga kedua socket tersebut bisa di coba, sesuai software yang cocok. CAN/OBD terutama untuk mobil generasi terbaru.

Mobil dari type Honda, letak socketnya semuanya ada di dashboard dalam, hanya untuk mobil lama yang menggunakan 3 pin socket dan socketnya terletak di depan penumpang di sebelah kiri. Tipe mobil yang masih menggunakan socket seperti ini misalnya pada mobil Genio, Ferio, Maestro, cr-v th 99, city z, legend, dan sebagainya. Sedangkan pada mobil terbaru biasanya menggunakan socket Obd 16 pin, misalnya pada mobil jazz, cr-v, new cr-v, city, new city, new civic, new accord, dan sebagainya. Letak socket OBD 16 pin ada di depan pengemudi.

Baca Juga: Cara Diagnosis Mesin EFI Menggunakan Tespen

Mobil-Mobil dari Daihatsu dan suzuki, pada kedua tipe mobil ini sudah menggunakan adaptor socket OBD 16 pin dan letak socketnya berada di bawah dashboard kemudi, agak ke kiri.
Pada mobil type dari Mitsubhisi, socketnya juga terletak di dashboard kendaraan di bawah kemudi. Namun ada yang menggunakan OBD +12 pin dan OBD 16 pin. Kedua tipe socket ini juga telah di sediakan dalam paket JBT.

Mobil Mazda menggunakan 2 tipe diagnostic socket, yaitu 17 pin yang letaknya di ruang mesin dan OBD 16 pin yang terletak pada dashboard dibagian bawah kemudi. Sedangkan mobil yang terbaru sudah menggunakan socket CAN/OBD.

BMW juga menggunakan dua tipe socket diagnosis, yaitu socket jenis 20 pin bulat yang letaknya di ruang mesin dan OBD 16 pin yang letaknya di dashboard di bawah kemudi.
Mercedez Benz menggunkan tipe adaptor socket, yaitu tipe 38 pin bulat, 8 pin kotak serta 16 pin kotak, semuanya itu terletak di ruang mesin sedangkan satu tipe lagi OBD 16 pin berada di bawah ruang kemudi.

Dengan menghafalkan letak socket diagnosis dan jenis socket pada mobil-mobil Efi di atas, sobat tidak perlu bingung untuk mencari socket sehingga akan memudahkan dan membuat kerja menjadi lebih efektif. Semoga artikel Letak Socket diagnosis Pada mobil-Mobil EFI ini dapat bermanfaat. Salam otomotif!

Label: