Komponen Utama Mesin Sepeda Motor

Sepeda motor adalah salah satu alat transportasi yang jumlah populasinya sangat banyak sekali jika dibandingkan dengan alat transportasi lain. Bahkan di kota-kota tiap rumah kebanyakan memiliki sepeda motor lebih dari satu. Namun tau kah? Sepeda motor yang biasa kita pakai memiliki banyak komponen? Itu juga alasan mengapa industri sepeda motor tidak dapat di tutup, karena di dalam sepeda motor ada ribuan komponen yang otomatis ada banyak perusahaan juga yang memproduksi komponen-komponen tersebut. Mematikan produksi sepeda motor sama artinya dengan mematikan ratusan atau bahkan ribuan perusahaan pembuat komponen sepeda motor tersebut. Lalu apa saja sih komponen sepeda motor itu? Blog guruotomotif akan membahasnya untuk sobat semua.


Secara umum komponen sepeda motor dapat dibagi menjadi 3 bagian utama. Yaitu kepala silinder (cylinder head), blok silinder (cylinder block), dan bak engkol (crankcase). Ketiga komponen ini merupakan tulang punggung bagi sepeda motor. untuk lebih jelasnya silahkan lihat komponen sepeda motor berikut ini, gambar mesin sepeda motor untuk dua langkah (2 tak) dan empat langkah (4 tak).

Kepala Silinder (Cylinder Head)

Kepala silinder berfungsi untuk menutup lubang silinder pada blok silinder dan sebagai tempat dudukan busi. Kepala silinder ini bertumpu di atas blok silinder. Pada titik tumpunya dipasang atau disekat oleh gasket yang berguna untuk mencegah kebocoran kompresi.

Kepala silinder dibuat dari bahan alumunium campuran agar tahan karat dan juga tahan panas pada suu tinggi serta konstruksinya ringan.
Pada kepala silinder biasanya ada sirip-sirip yang membentuk alur, sirip-sirip ini berfungsi untuk membantu melepaskan panas pada mesin atau biasa kita sebut dengan pendingin udara.

Blok Silinder Mesin (Cylinder Block)

Blok silinder berfungsi sebagai tempat bergeraknya piston. Blok silinder piston terdiri dari dua komponen yang digabung menjadi satu, yaitu silinder liner dan blok silinder, keduanya saling melekat.

Blok silinder dan silinder liner dibuat terpisah, hal ini akan memberikan keuntungan ketika silinder liner keausannya sudah berlebihan akibat gesekan dengan piston, maka silinder liner dapat diganti.
Blok silinder mesin dibuat dengan syarat-syarat sebagai berikut:

Silinder liner yang bergesekan langsung dengan piston mendapat pelumasan supaya tidak terjadi keausan, namun meskipun mendapat pelumasan tetap saja keausan silinder liner tidak dapat dihindari, untuk itu perlu adanya pengecekan secara rutin pada silinder liner dengan bantuan dial indikator, caranya insyaAllah akan guruotomotif bahas pada artikel selanjutnya.
Pada dinding silinder sepeda motor juga terdapat sirip-sirip yang berfungsi untuk mendinginkan mesin melalui udara yang masuk ke kisi-kisi atay celah sirip tersebut.

Bak Engkol Mesin (Crankcase)

Bak engkol mesin atau crankcase berfungsi sebagai rumah dari komponen-komponen yang ada di dalamnya yaitu: Generator atau alternator, kopling, gigi transmisi, pompa oli, poros engkol, penampung oli. Bak engkol ini bahan pembuatnya adalah alumunium die casting dengan sedikit campuran logam, bak engkol letaknya ada dibagian bawah slinder mesin.


Itulah komponen utama mesin sepeda motor, di dalam silinder sendiri ada banyak komponen yang akan kami bahas pada artikel-artikel sendiri. Semoga artikel ini membantu dan bermanfaat. Silahkan dishare ya.. salam otomotif!

Label: