Cara Menggunakan Scanner Pada Mobil EFI

Apa itu scanner? Scanner adalah suatu alat yang digunakan untuk mencan mobil yang telah dilengkapi dengan sistem EFI (Electronic Fuel Injection). Sedangkan pengertian EFI sobat bisa membaca di artikel Pengertian Sistem Electronik Fuel Injection (EFI). Scanner Efi bekerja dengan cara mendapatkan data langsung dari ECU (Electronic Control Unit) yang terpasang pada mobil. Data tersebut kemudian ditampilkan pada layar scanner untuk kemudian dianalisis. Pada artikel ini Guru Otomotif akan membahas bagaimana cara menggunakan scanner di mobil EFI. Selain menggunakan scanner EFI, sebenarnya ada cara lain dalam melakukan diagnosis mesin atau mobil EFI, bisa menggunakan tespen, karena scanner EFI harganya mahal bisa puluhan juta. Sobat bisa membaca artkel cara diagnosis mesin EFI dengan Tespen jika ingin mendiagnosis mesin EFI dengan alat yang murah.


Scanner Efi juga berfungsi untuk mencari kerusakan pada mesin mobil Efi dengan cara menscan data dari ECU dengan sangat cepat, scanner membaca data error yang diperoleh dari ECU kemudian menampilkannya pada layar scanner. Hal ini mirip dengan alat pengukur tekanan darah elektrik, dimana layar pada alat ukur tekanan darah menampilkan informasi tentang tekanan darah untuk selanjutnya dianalisis oleh dokter.

Mobil yang menggunakan sistem elektronik atau EFI mempunyai otak semacam komputer yang disebut ECU, pada ECU ini semua data tentang mobil, baik kerusakan, data error tersimpan. Kerusakan-kerusakan itu bisa jadi terdapat pada mesin, rem, sistem kelistrikan, ac, dan sebagainya. Kerusakan-kerusakan itu bisa dideteksi melalui scanner. Pada scanner terdapat istilah-istilah yang harus kita fahami. Diantaranya:
  • DTC (Diagnostic Trouble Code) yaitu hasil atau output dari kesalahan pada sistem elektronik yang di sebabkan oleh sensor-sensor atau komponen lain yang mungkin bisa dideteksi oleh ECU. DTC ini tampil dilayar scanner setelah kita melakukan proses scan pada mobil Efi.
  • Clear DTC / Erase DTC, berfungsi untuk menghapus data atau DTC
  • Data stream, berfungsi untuk mengeluarkan data digital dari sistem yang kita cek (engine, rem, transmisi, dan sebagainya).
  • FUNCTION TEST/ TEST UNIT/ ACTUATION TEST, yaitu menu scanner yang berfungsi untuk menjalankan test-test tertentu, misalnya untuk mematikan injector, mematikan coil, , menjalankan kipas radiator, menjalankan ISC, dan sebagainya. Sifat operasional dari test ini sementara, karena hanya untuk memeriksa bahwa system tersebut bekerja atau tidak. Ada beberapa tipe mobil yang menyediakan fungsi ini juga untuk mengatur CO, mengatur timing serta untuk mengatur rpm pada kendaraan.
Sebelum kita belajar cara menggunakan scanner, perlu kita tahu terlebih dahulu letak socket diagnosis kendaraan. Ibarat seorang dokter yang hendak memeriksa pasien dengan stetoscop. Dokter sudah tahu bahwa stetoscop itu diletakkan di area jantung pasien atau dada hingga perut, karena dari situlah data-data yang dibutuhkan itu diperoleh. Nah untuk scanner ini juga memerlukan socket diagnosis untuk mencolokkan socket dari scannernya. Tiap type mobil berbeda-beda letak socketnya. Silahkan sobat baca artikel Letak Socket diagnosis Pada mobil-Mobil EFI pada artikel sebelumnya. Sekarang kita akan belajar bagaimana cara menggunaan Scanner. Perhatikan baik-baik.
  1. Hubungkan unit scanner dengan socket diagnosis pada kendaraan melalui kabel DLC dan socket adaptor, socket adaptor ini biasanya telah di sediakan dalam paket pembelian.
  2. Setelah itu hubungkan scanner tersebut dengan mobil melalui socket-socket adaptor tersebut, putarlah kunci kontak kendaraan pada posisi ON.
  3. Tekan tombol power scanner (biasanya warna merah) sehingga unit scanner hidup.
  4. Tekan tombol OK, lalu pilih jenis mobil apakah dari benua ASIA (jepang, korea, malaysia, china) atau EROPA (jerman, italy atau prancis) atau juga mobil dari Amerika. Caranya dengan menggunakan tombol anak panah naik turun.
  5. Selanjutnya pilih Autodiagnosis, dan pilih system electronic yang akan dites, misalnya Engine,  Transmisi, Rem, dan sebagainya dan akhiri dengan tombol OK.
  6. Dari pemilihan deteksi system tersebut lalu akan muncul beberapa pilihan yaitu DTC, clear DTC, Data stream dan juga Test functian. Silahkan pilih menu-menu tersebut sesuai dengan keperluan service yang kita kehendaki.

Yang perlu diperhatikan dalam menggunakan scanner mobil adalah pastikan menggunakan scanner dengan urutan yang benar, mulai dari memasang socket adaptor ke mobil. Menghidupkan kunci kontak mobil pada posisi ON baru kemudian menghidupkan scanner (jangan terbalik). Kemudian menghidupkan scanner. Selanjutnya lakukan langkah-langkah menscan mobil mulai dari memilik jenis mobil sesuai dengan pembuatan kendaraan (Asia, Eropa, US). Jika sudah memasuki nama merk kendaraan pastikan type socket yang dipakai kendaraan tersebut. Ketika kita ingin menghidupkan kendaraan terlebih dahulu kita matikan scanner tersebut.

Perawatan Scanner Mobil Efi

Untuk perawatan scanner mobil Efi sendiri cukup mudah, yaitu jangan letakkan scanner dekat dengan medan magnet. Jika ingin menghidupkan mesin terlebih dahulu matikan scanner agar scaner tidak rusak.
Semoga artikel cara menggunakan scanner pada mobil ini dapat bermafaat bagi kita semua. Salam otomotif!
Jika Anda menginginkan artikel ini untuk tugas sekolah atau lainnya, silahkan hubungi admin Guru Otomotif dengan mengirimkan email [Muryo Setyo].

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Menggunakan Scanner Pada Mobil EFI"

Poskan Komentar